Minggu, 25 September 2011

Memuliakan Bawahan

Oleh:  dadang Kadarusman

Hore, Hari Baru! Teman-teman.
                                                                                              
Coba perhatikan baik-baik, apakah ada yang aneh dengan judul artikel ini? Sekalipun tidak terlalu aneh, tetapi tidak lazim. Saya sendiri tidak pernah mendengar nasihat atau kuliah kepemimpinan yang membicarakan topik tentang memuliakan bawahan. Kata-kata itu meluncur begitu saja seolah ada tangan yang sengaja menjatuhkannya dari langit lalu secara akurat mendarat diatas kepala saya yang nyaris plontos. Tanpa ada yang menghalangi, dia merasuki otak saya lalu mencair dan mengalir melalui seluruh jaringan syaraf menuju ke sekujur tubuh saya. Seolah terkena sengatan setrum listrik, seluruh sel didalam setiap organ tubuh saya tertegun. Mengapa harus memuliakan bawahan?
 
Jika Anda bertemu orang yang jabatannya lebih tinggi; sangat mudah menghormati mereka. Tetapi, sungguh sangat sulit untuk menghormati bawahan. Jika Anda bertemu dengan pelanggan, maka Anda bersikap seramah mungkin kepada mereka, bukan? Anda melayani apapun yang diinginkannya dengan wajah penuh senyum dan semangat keikhlasan yang paling tinggi sampai pelanggan itu pulang. Setelah itu, Anda kembali ke ruang kerja dimana disepanjang koridor yang Anda lintasi ada banyak anak buah dilewati. Selama melintas itu sebagai atasan merasa memiliki derajat yang lebih tinggi karena memang kita ini adalah bos. Anda tidak demikian? Bagus sekali. Sekarang, tinggal bagaimana melakukannya secara konsisten. Dan untuk bisa konsisten, kita perlu terus melatih diri. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar memuliakan bawahan, saya ajak memulainya dengan memahami 5 prinsip Natural Intellligence berikut ini:
 
1.      Tanpa mereka, kita bukan siapa-siapa. Coba ingat-ingat kembali suasana ketika beberapa orang yang Anda pimpin tidak masuk kantor karena sakit, atau cuti, atau alasan lainnya. Bagaimana Anda menangani tugas-tugas yang mereka tinggalkan? Apakah Anda bisa memperoleh data-data yang diperlukan secepat seperti bisanya? Apakah team Anda bisa menyelesaikan penugasan sama banyaknya? Apakah group Anda bisa meraih pencapaian yang sama tingginya? Apakah Anda bisa melayani pelanggan yang sama banyaknya? Setinggi apapun jabatan kita, tidak memiliki banyak makna tanpa kehadiran orang-orang yang kita pimpin yang selama ini menentukan keseluruhan kinerja yang kita raih. Itu membuktikan bahwa tanpa mereka, kita ini bukan siapa-siapa.
 
2.      Pelangganpun tidak lebih penting dari bawahan. Apakah pelanggan penting? Tidak diragukan lagi. Lantas, apakah bawahan kita sedemikian pentingnya? Oh, itu benar, meski belum disadari banyak atasan. Sekarang, bayangkan seandainya orang-orang yang kita pimpin tersakiti hatinya oleh perilaku kita. Dapatkah mereka melayani pelanggan dengan sebaik-baiknya? Jika suatu saat Anda mendatangi suatu kantor, lalu orang di kantor itu memperlakukan Anda sebagai pelanggan dengan cara yang tidak patut; maka bisa dipastikan jika orang itu tidak diperlakukan dengan baik oleh atasannya. Sungguh, perilaku melayani pelanggan dengan buruk seperti itu pulalah yang akan diterapkan oleh anak buah kita jika sebagai atasan kita tidak memperlakukan mereka dengan baik. Jadi meskipun pelanggan itu penting, mereka tidak lebih penting dari bawahan untuk kita muliakan dengan sama baiknya.
 
3.      Merekalah yang paling berjasa pada karir kita. Selama bekerja, saya mengalami kenaikan jabatan yang relatif cepat. Selama itu pula saya menganggap bahwa saya ini orang yang hebat. Terbukti dengan tangga karir saya yang terus melesat. Padahal, tidak ada satupun pencapaian karir yang benar-benar kita raih sendiri. Jika jabatan Anda naik lagi, itu tentu karena prestasi kepemimpinan Anda pada posisi sebelumnya. Tetapi coba perhatikan sekali lagi, bagaimana Anda bisa meraih semua pencapaian itu? Bukankah semua terjadi karena kerja keras orang-orang yang Anda pimpin? Jadi jika ada orang yang paling berjasa dalam memajukan karir Anda, maka para bawahan Anda adalah orangnya.
 
4.      Sumber kerendahan hati yang tinggi. Jika kita santun kepada orang yang lebih tinggi, maka itu sama sekali bukanlah ciri kerendahan hati. Itu bisa dengan mudah dilakukan baik dengan sukarela ataupun terpaksa. Tetapi, santun kepada orang-orang yang lebih rendah merupakan tantangan kelas tinggi.  Kenapa gue mesti sopan pada anak buah? Untuk sekedar sopan saja rasanya kok tidak logis, ya? Apalagi untuk melakukan sesuatu yang lebih dari itu. Maka menjelmalah hidup kita menjadi ironi bagi ilmu padi; semakin berisi, semakin merunduk. Kita? Semakin berisi, semakin tinggi hati. Entah mengapa. Yang jelas, begitu kita naik jabatan, rasanya derajat kita memang sudah lebih tinggi dari mereka. Lalu kita dibisiki oleh kata hati dan perilaku yang merendahkan. Padahal, rendah hati kepada mereka menunjukkan budi pekerti yang tinggi.
 
5.      Bukan ‘melayani atau dilayani’, tapi ‘saling melayani’. Kepemimpinan egaliter dicirikan oleh adanya kesamaan derajat dan harkat martabat antara atasan dengan bawahannya. Banyak pemimpin yang lupa melayani, karena memposisikan dirinya untuk terus dilayani. Meski sudah menjadi tugas bawahan untuk melayani atasannya, tetapi atasannya juga berkewajiban untuk melayani kebutuhan dan hak-hak para bawahan. Kita sering merasa sudah menjadi pemimpin yang baik. Padahal tak seorang pun bisa menjadi pemimpin yang baik seperti klaim pribadinya jika tidak mau melayani bawahannya. Apakah Anda pernah mendengar sekelompok bawahan yang mengajukan mosi tidak percaya kepada atasannya? Atau sekedar tidak menaruh rasa hormat? Itu adalah indikasi bahwa kemuliaan seorang atasan sangat ditentukan oleh kemampuannya untuk memuliakan bawahannya. Mengapa? Karena atasan dan bawahan ada untuk saling melayani.
 
Jika hari ini Anda masuk kantor dan bertemu dengan bawahan Anda, maka cobalah ubah cara pandang Anda pada mereka. Mulai sekarang, posisikan diri Anda setara dengan mereka, dan mulailah untuk lebih banyak melayani mereka. Selama ini, mereka sudah banyak melayani Anda. Saatnya Anda untuk membalas semua pelayanan mereka dengan kemuliaan yang Anda bangun untuk mereka. Percayalah, orang-orang yang Anda pimpin itu akan secara refleks dan sigap membalas perlakuan agung Anda kepada mereka dengan pelayanan dan kesetiaan yang jauh lebih tinggi dari mereka. Dan Anda, akan menjadi pemimpin yang bukan sekedar ditakuti, dipatuhi atau diikuti. Anda, akan menjadi pemimpin yang mereka rindukan dan cintai. 
 
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman – 12 September 2011
Penulis buku ”Natural Intelligence Leadership” (jadwal terbit Oktober 2011)
 
Catatan Kaki:
Jika para bawahan berdoa untuk para atasannya, maka pasti isi doanya sangat ditentukan oleh perlakuan atasannya kepada mereka.
 
Jika pertanyaan-pertanyaan Anda belum mendapatkan jawaban dari saya, silakan untuk mengeceknya di  Frequently Asked Question (FAQ) dalam website kami.
 
Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain. Tapi tolong, jangan diperjualbelikan ya. Dan tolong, indahkan norma umum.


Minggu, 11 September, 2011 19:34

Mengapa Mereka Menolak Anda ? Seri 1

Oleh:  Thomas Joseph

Didalam melakukan penjualan tentu seringkali kita mendapatkan penolakan, tetapi yang jarang kita lakukan adalah mencari tahu mengapa mereka menolak kita ? Untuk mengatasi penolakan tersebut maka tentunya kita harus mengetahui secara pasti apa penyebab menolakan tersebut.
Ada 5 Aspect yang harus Anda perhatikan yang menjadi sumber penyebab, mereka menolak penawaran Anda , yaitu:
  1. Price Aspect
  2. Needs Aspect
  3. Authority Aspect
  4. Timing Aspect
  5. Value Aspect
Price AspectAnda menawarkan produk kepada orang yang tidak memiliki daya beli terhadap produk Anda, atau Anda menjual barang dengan harga yang lebih tinggi dengan produk lain yang sepadan dengan produk Anda.  Ada 3 hal mengapa sampai hal ini tejadi yaitu:
  1. Riset Pasar
    Anda belum melakukan riset pasar dengan benar terhadap target maket mana yang sesuai dengan produk Anda.  Anda perlu melakukan sebuahperencanaan kepada siapakah produk Anda akan jual, apakah target Anda memiliki daya beli terhadap produk Anda, kemudian untuk memastikannya lakukan sampling data dengan mengadakan questioner kepada beberapa orang yang menurut Anda adalah target market Anda, lakukan beberapa pertanyaan seperti ini:
    1.1  Bila kami menjual "produk A" ini kepada Anda berapa  "harga  A" yang pantas menurut Anda  ?
    1.2  Apakah bila kami menjual "produk A" dengan "harga A"  apakah Anda masih perlu berpikir panjang ?
    1.3  Berapa "harga A" yang menurut Anda, Anda tidak perlu lagi  berpikir panjang dalam memutuskan pembelian ?
  2. CostMasalah kedua karena Anda kurang mempertimbangkan beberapa aspek kemungkinan yang membuat cost meningkat sehingga menyebabkan cost Anda diatas daya beli target market Anda, sehingga memaksa Anda untuk menjual produk diatas daya beli target market Anda.  Ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan kenaikan cost yang perlu Anda perhatikan:
    2.1  Bahan Baku Produk, Anda wajib memperhatikan kemungkinan kenaikan bahan baku pembuatan produk Anda, jika Anda perusahaan jasa maka Anda harus perhatikan kenaikan gaji  karyawan.
    2.2  Biaya Distribusi, Anda wajib memperhatikan kenaikan BBM yang dapat mengakibatkan kenaikan biaya transportasi, karena ini pastinya akan meningkatkan biaya distribusi Anda.
    2.3  Kebijakan pemerintah, Anda wajib memperhatikan hal-hal ini, karena tidak hanya perubahan pajak tetapi banyak sekali kebijakan-kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi meningkatknya cost misalnya kebijakan ketenaga kerjaan, hari libur, kebijakan pasar bebas, dan lain-lain.
  3. Competitors
    Seringkali kita tidak memperhitungkan akan munculnya kompetitor, apalagi jika mereka yang datang dari perusahaan yang memiliki modal besar, mereka dapat melakukan Strategy Red Ocean dengan seenaknya memainkan harga untuk membuat para pemain lain mati. Untuk mengatasi hal itu kita selain menjual produk kita juga harus membangun brand dimana terdapat 3 aspek  brand yang perlu kita bangun:
    3.1   Brand Identity apa identitas brand yang Anda ingin bangun, untuk    itu perlu memiliki ciri khas, diferensiasi produk, yang kita tawarkan kita sehingga dapat menciptakan Brand Identity.
    3.2   Brand Integrity baru dapat terwujud apabila kita menepati dari  semua value yang kita tawarkan. Brand Integrity juga perlu dijaga dengan memberikan kualitas dan pelayanan yang konsisten.
    3.3    Brand Images terbentuk dari Brand Identity dan Brand Integrity  yang dijaga secara konsisten. Brand Images adalah apa yang adalah apa yang diasosiasikan dibenak pelanggan Anda terhadap brand Anda.
Needs
Masalah kebutuhan, Anda menawarkan produk kepada orang yang tidak memiliki kebutuhan terhadap produk Anda atau sebaliknya Produk Anda tidak sesuai dengan kebutuhan para pelanggan Anda.  Ada 3 hal mengapa sampai hal ini tejadi yaitu:


  1. Salah Target, Anda membidik target market yang salah, ini diakibatkan karena Anda tidak melakukan riset pasar secara mendalam terhadap pasar. Ingat seringkali kita hanya mengira-ngira bahwa " target A" bahwa mereka membutuhkan produk kita padahal tidak.
  2. Kesadaran Kebutuhan, Mungkin mereka butuh tapi mereka tidak sadar, dalam hal ini Anda perlu mengedukasi para target Anda. Kurang kesadaran akan kebutuhan sering terjadi pada produk-produk kesehatan, untuk itu Anda dapat melakukan edukasi kepada para target Anda.
  3. Perubahan Kebutuhan, Manusia mahluk yang dinamis begitu juga dengan kebutuhan selalu berubah setiap waktu, sebelum tahun 90an mobil digunakan untuk keluarga sehingga selalu berukuran besar, tetapi setelah era tahun 90an kebutuhan berubah orang membutuhkan mobil berukuran kecil untuk kehidupan dikota. Produsen mobil Jepang dapat melihat hal potensi ini maka mereka mengeluarkan city car yang berukuran kecil sehingga era tersebut Jepang menguasai pasar mobil. Begitu pula yang dialami oleh industri jam tangan, produsen jam tangan Swiss yang dulu mendominasi pasar jam tangan menganggap jam tangan harus mekanik, akhirnya munculah jam tangan Seiko dengan jam digitalnya yang akhirnya berhasil mengambil dominasi jam tangan Swiss.
  4. Perbedaan Presepsi, Apa yang menurut Anda penting bagi Anda tentu belum tentu penting juga bagi pelanggan Anda. Seringkali kita memboroskan biaya dengan memberikan fitur dan fasilitas lebih terhadap produk maupun pelayanan yang kita miliki, padahal hal tersebut bukan yang dicari oleh para pembeli atau pelanggan Anda.  Sebagai salah satu contohnya yang terjadi pada produsen mobil berlomba-lomba menciptakan teknologi tetapi malah ternyata karena terciptanya life style minum coffe maka banyak konsumen mobil yang berharap mereka memiliki tempat untuk meletakan minuman atau gelas Starbucks mereka. Ada satu cara yang brilliant untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan Co Creation Marketing. Co Creation Marketing adalah sebuah sebuah cara dengan melibatkan pembeli, pelanggan serta distributor dalam proses menciptaan produk Anda. Dengan demikian Anda akan mendapatkan insight yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan para pelanggan Anda.
Minggu, 11 September, 2011 11:03

Keajaiban Andi Rianto, Berimajinasi dan Mencipta untuk Indonesia

Oleh:  Budi Setiawan

Mendengar aransemennya Andi Rianto itu seperti menanti keajaiban di nada-nada yang akan terdengar. Merinding! Apa yang bisa kita pelajari untuk Indonesia? 
Aku bukan orang musik. Aku tidak tahu seluk beluk dunia musik beserta orang-orangnya. Tapi aku masih bisa merasakan keajaiban dari musik yang dimainkan oleh Andi Rianto. Tepatnya ketika Andi Rianto masih di Harmoni SCTV. Ini salah satu video musik dari Andi Rianto yang aku suka banget.
Dalam video itu, duo Gamaliel & Audrey menyanyikan medley lagu-lagu perjuangan seperti Sepasang Mata Bola, Bengawan Solo, Aryati, Pantang Mundur, Indonesia Pusaka. Tapi percayalah kalau kita simak, seolah kita mendengar sebuah lagu baru, lagu yang masih segar di telinga kita. Seolah bukan lagu lama, lagu yang sudah berulang-ulang kita dengar. Andi Rianto berimajinasi menggunakan lagu yang sudah ada untuk mencipta aransemen baru yang beda.
Apa yang dilakukan Andi Rianto sebenarnya bisa kita model untuk kemajuan Indonesia. Apa yang kita pelajari? Pertama, mengapresiasi apa yang sudah ada. Andi Rianto mengenali kekuatan lagu-lagu yang sudah ada. Kedua, berimajinasi tentang keadaan masa depan. Andi Rianto berimajinasi, membayangkan dirinya tengah mendengar sebuah lagu baru. Ketiga, mendesain paduan lagu yang ada dengan aransemen yang diimajinasikan pada masa kini. Masa lalu dan masa depan berpadu dengan indah di masa kini.    

 Model serupa juga digunakan oleh Singgih S. Kartono, seorang desainer. Kayu dari masa lalu, imajinasi radio dari masa depan, berpadu dalam desain Radio Magno. Kayu sebagai simbol kekayaan alam Indonesia. Imajinasi sebagai simbol puncak kapasitas manusia Indonesia. Radio Magno sebagai produk nyata yang menjadi ikon di mata dunia. Kalau kita cari di Google dengan kata wooden radio, maka yang muncul di halaman pertama, Radio Magno.
Mungkin ada yang nyinyir berkomentar, “tapi itu kan semua sudah baik sejak awalnya. Bagaimana dengan setumpuk persoalan Indonesia?”. Justru model desain ini meski tidak terfokus pada penyelesaian persoalan, bisa menyelesaikan beberapa persoalan sekaligus. Radio Magno adalah solusi persoalan lingkungan hidup, menggunakan jauh lebih sedikit kayu untuk menghasilkan produk kelas dunia. Radio Magno adalah solusi perekonomian bangsa, menghasilkan devisa karena pasarnya ekspor. Radio Magno adalah solusi problem urbanisasi, menyediakan lapangan kerja di desa.
Bagaimana dengan lagu perjuangan hasil aransemen ulang Andi Rianto di video itu? Lagu ciptaannya menjawab apatisme generasi muda, membuat tertarik mendengar lagu perjuangan. Lagu ciptaannya membuat generasi yang tua pun bisa memaknai ulang makna perjuangan. Dan tentu saja, lagu tersebut memanjakan telinga kita dengan musik yang bermutu, ditengah maraknya musik yang nadanya cuma itu-itu saja.
Problem malasnya orang muda mendengar lagu perjuangan tidak bisa diselesaikan dengan mewajibkan mereka untuk mendengarnya. Tantangan bagi kita adalah berimajinasi dan mencipta kembali Indonesia dalam bentuk terindahnya di saat ini. Bagaimana kuncinya? Apresiasi masa lalu, imajinasikan masa depan dan desainlah pada masa kini.
Tapi kan tetap saja ada banyak kebobrokan Indonesia? Bagaimana caranya? Simak dulu video yang satu ini
Saya pertama nonton dan saya putar ini di beberapa pertemuan, responnya sama. Awalnya, lagu apa ini? Setelah agak lama, Wow! Lagunya kok jadi keren begini. Benar, di tangan Andi Rianto, lagu C.I.N.T.A yang dinyanyikan d’Bagindas ini menjadi begitu mempesona. Andi Rianto tidak membiarkan dirinya terjatuh. Ia justru terbang dengan imajinasinya, membayangkan rasa baru dari lagu itu dan mendesain aransemennya menjadi keren.
Dari mana pun kita bisa belajar, karena semesta raya ini adalah ruang belajar yang kaya dengan pelajaran. Kita bisa belajar dari Andi Rianto melalui caranya dalam mengaransemen ulang untuk diterapkan dalam bidang kita masing-masing.
Tadi malam aku seolah diingatkan kembali. Ketika menyaksikan 4 lagu cinta milik Iwan Fals yang diaransemen ulang Andi Rianto di Simfoni Semesta Raya, peluncuran KompasTV. Rasanya ajaib banget. Mendengar aransemennya itu seperti menanti keajaiban di nada-nada yang akan terdengar. Seolah diingatkan kembali untuk terus berimajinasi dan mencipta untuk Indonesia.
Apa yang anda rasakan ketika mendengar karya Andi Rianto?

Minggu, 11 September, 2011 03:46

Bunga Rampai Artikel: Muhamad Agus Syafii

1.  Ya Allah, Tolonglah Aku



Ditengah beban kehidupan yang menghimpit. Berbagai problem telah membuat luka perih dihati. Dikeheningan malam memanjatkan doa, sajadah panjang terbasuh air mata. "Ya Allah, aku datang padaMu, aku yang sendiri, lelah dan sarat beban yang berat. Berikanlah damai cahaya, keindahan dan ketenangan di malam ini. Berikanlah kesejukan jiwa dan hatiku, Aku datang untuk mengadukan kesepian dan rasa sakit karena sendiri."

Sahabatku, datanglah dan bukalah hati anda hanya memohon pertolongan kepada Allah. Berikanlah kehancuran hati anda kepada Allah. Dan Allah akan menyembuhkan luka hati anda, Allah menghibur dengan CintaNya. Allah memberikan kekuatan dan kesabaran bagi anda yang memintanya maka mohonlah pada Allah agar diberikan kekuatan dan kesabaran dalam mengarungi kehidupan ini.

"Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan Kami sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar kalau mereka mengetahui, yaitu orang-orang yang bersabar dan hanya kepada Tuhan saja mereka bertawakal" (QS. an-Nahl : 41-42).

Wassalam,
M. Agus Syafii
Jumat, 9 September, 2011 09:56
======= ==============

2.  Cara Cepat Menjemput Jodoh



Sahabatku, Jodoh sudah ditakdirkan Allah, jodoh anda tidak akan kemana-mana dan akan datang jika waktunya tiba. Tugas anda hanyalah berusaha & berdoa untuk segera menjemput jodoh anda. Jangan berputus asa dan bersabarlah dalam menjemput jodoh yang telah ditetapkan Allah.  Allah memberikan pilihan dalam memberikan jodoh untuk anda. Pertama, adalah cepat mendapatkan jodoh. Kedua, lambat mendapatkan jodoh. Pilihan ketiga, menunda mendapatkan jodoh sampai bertemu jodohnya diakhirat kelak. Apapun pilihannya jodoh yang ditentukan Allah, itulah yang terbaik bagi anda. Lantas bagaimana cara cepat untuk mendapatkan jodoh?

Sahabatku, cara cepat menjemput jodoh adalah Perbaikilah diri dan tingkatkan ketaqwaan anda kepada Allah. Terkadang tanpa kita sadari, kita mendikte Allah tentang jodoh kita. Ketika datang seseorang yang mendekati kita untuk membangun hubungan yang serius mewujudkan keluarga sakinah, kita terburu-buru menolaknya, karena tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Cobalah, bila memang ada yang hendak serius tidak serta merta untuk ditolak namun dipetimbangkan terlebih dahulu sekaligus berdoa memohon petunjuk Allah, bisa jadi orang itu yang memang yang dikirim Allah untuk jodoh anda. Berprasangka baiklah pada Allah dan berprasangka baiklah kepada siapapun yang memang hendak berta'aruf dengan anda. Bisa jadi seseorang yang kita anggap buruk, dia adalah baik untuk kita dan yang kita anggap baik, dia adalah orang yang buruk untuk kita. Mohonlah yang terbaik menurut Allah maka terbaik pula untuk kita.

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah Maha Mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui" (QS. 2 :216).

Wassalam,
M. Agus Syafii
Jumat, 9 September, 2011 20:41
========== ============

3.  Kebahagiaan Seorang Suami



Kebahagiaan yang sesungguhnya bagi seorang suami begitu bermakna justru bukan dalam kegembiraan namun disaat keluarganya sedang diuji oleh Allah, Apakah dirinya sanggup melewati ujian itu atau tidak? Kekuatan cinta karena Allah akan mampu melewati semua derita, menanggung beban dalam suka maupun duka, hidup bersama istri dan anak-anaknya. Itulah kebahagiaan bagi seorang suami dengan cintanya yang tulus untuk keluarga. Pernah ada seorang bapak yang diuji oleh Allah. Istri yang dicintainya sedang sakit. bersama putrinya senantiasa menjenguk  istri tercintanya yang terbaring diranjang. disekelilingnya ada alat pengukur tekanan nafas dan tabung untuk memeriksa kesehatan. Bila sampai dirumah sakit, suami yang setia itu datang menggantikan pakaian istrinya dan menanyakan keadaan istrinya. Selalu saja tidak ada perubahan sama sekali. Kondisi istrinya tetap seperti semula. Tidak ada kemajuan atau perubahan yang membaik. Kesembuhan istrinya seolah tidak bisa diharapkan. Setelah menjenguk dan merawat istrinya, sang bapak dengan putrinya selalu memanjatkan doa kepada Allah agar memberikan kesembuhan. Setelah itu barulah meninggalkan rumah sakit. Beliau hampir setiap hari selalu menjaga, merawat dan mendoakan untuk kesembuhan istrinya.

Meluangkan waktu untuk merawat ditengah kesibukannya yang juga harus bekerja mencari nafkah. Kesediaannya merawat istri yang sedang sakit membutuhkan energi yang sangat besar. Sifat konsistensi untuk menjaga, merawat dan mendoakan istrinya yang sedang sakit sungguh sangat luar biasa. Padahal kondisi istrinya belum pulih. Bahkan ada orang yang menyarankan agar mengunjunginya seminggu sekali aja. Suami setia itu memilih tegar dan bersikukuh untuk menjaga dan merawat istrinya, 'Allah tempat memohon pertolongan.' Ditengah kegelisahan itulah beliau datang ke Rumah Amalia untuk bershodaqoh ke Rumah Amalia agar Allah berkenan memberikan kesembuhan bagi istri yang dicintainya.

Sampai suatu hari sesaat sebelum dirinya datang, istrinya bergerak dari tempat tidur. Dia merubah posisi tidurnya. Tak lama kemudian istrinya membuka kelopak matanya. dan mencopot alat bantu pernapasan. Ternyata istrinya sudah duduk tegap. Dokterpun datang membantu menolong, meminta perawat mencopot alat-alat bantu dan membersihkan bekas alat bantu ditubuhnya. 'Begitu saya datang, saya terperanjat, jantung saya seolah mau copot. Bagaimana tidak, ditengah saya kehabisan harapan, saya melihat istri saya kembali pulih.' Katanya bapak itu dengan tangis haru bercampur bahagia tidak bisa dibendung lagi. Beliau menangis, memanjatkan puji syukur kehadirat Allah yang telah memberikan kesembuhan total terhadap istrinya. 'Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah.' tuturnya.

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Minggu, 11 September, 2011 21:31
============ ============

4.  Rintihan Ibu Tak Tergantikan



Ada seorang pemuda menemui Rasulullah dan berkata, 'Wahai Rasul, ayah saya kini telah tiada, sedangkan ibu saya sudah tua. Kalau makan, saya haluskan dulu makanannya kemudian saya letakkan makanan itu ke dalam mulutnya, tak ubahnya anak kecil. Saya letakkan beliau dalam ayunan kain seperti bayi dan setelah itu saya mengayunnya sampai tertidur.'

 Mendengar penuturan Rasulullah meneteskan air mata seraya mengatakan, 'Wahai anak muda, engkau telah mendapatkan keberhasilan yang sangat layak karena engkau memohon kepada Allah dengan hati yang bersih dan niat yang tulus dan Allah telah mengabulkan doamu.' Anak muda itu bertanya, 'Wahai Nabi, apakah saya sudah dapat menggantikan jerih payah ibu saya?' Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Salam Bersabda, 'engkau takkan pernah bisa menggantikan semua jerih payahnya bahkan satu rintihan di antara rintihan-rintihannya pada saat melahirkan.  Didunia ini tidak ada yang bisa bekerja keras yang melebihi dari yang dilakukan oleh seorang ibu.'

Teman yang berbahagia, Itulah sebabnya menghormati ibu adalah sebuah keharusan. Rintihan ibu ketika melahirkan diri kita, rintihan ibu di kala malam tiba dan bermunajat untuk anaknya akan selalu didengarkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Kesuksesan seorang anak berarti munajat yang dipanjatkan ibu. Mari kita muliakan Ibu yang setiap rintihannya tak akan pernah kita sanggup untuk menggantikannya.

Wassalam,
M. Agus Syafii
Senin, 12 September, 2011 10:45
=========== ===========

5. 

Cipta Media Bersama, Mencipta Media untuk Anak Indonesia

Oleh:  Budi Setiawan

Banyak program media konvensional yang tidak mendidik buat anak Indonesia dan membuat pesimis kita. Masihkah ada harapan? Adakah solusinya? 
Banyak yang mengeluh tentang kualitas tayangan koran dan televisi kita. Tapi seberapa banyak yang peduli untuk mengontrol koran dan televisi? Tapi seberapa banyak yang bergerak menyuarakan aspirasi pada media? Tapi bertindak untuk menyediakan alternatif content dan media? Sepertinya masih sedikit. Memang lebih mudah mengeluh.
Oleh karena itu, Ford Foundation dengan menggandeng Aliansi Jurnalis Independen (AJI) IndonesiaWikimedia Indonesia, dan ICT Watch meluncurkan inisiatif Cipta Media Bersama. Apa itu? Cipta Media Bersama adalah hibah terbuka yang mengajak individu atau organisasi memunculkan ide baru dan segar dalam praktek bermedia yang mampu membuat perbaikan media di Indonesia.
Hibah terbuka ini menyediakan dukungan sebesar satu juta dolar AS bagi inisiatif-inisiatif yang dapat menjadi contoh praktek terbaik dalam kebhinekaan, kesetaraan, kebebasan dan etika bermedia.  Ada empat topik dalam media: (1) Meretas Batas – Kebhinekaan Bermedia; (2) Keadilan dan Kesetaraan Akses Terhadap Media; (3) Kebebasan dan Etika Bermedia; (4) Pemantauan Media.
Dengan sistem partisipasi terbuka masyarakat diharapkan ikut mendukung dan termotivasi untuk program-program rintisan baru yang dapat membuktikan bahwa media dan teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk layanan publik yang lebih baik. Ini adalah tantangan buat masyarakat. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk tidak sekedar mengeluh, tapi bersama mencipta media alternatif. Kesempatan untuk ikut Cipta Media Bersama ini adalah 16 September 2011.
Setiap Anak adalah Pencerita
Indonesia Bercerita, sebuah social entrepreneurship yang bermisi “Mendidik Melalui Cerita” berpartisipasi juga dalam Cipta Media Bersama. Indonesia Bercerita meluncurkan program Digitalisasi Cerita Anak Melalui Partisipasi Komunitas Orang Tua dan Guru untuk Mendidik Anak Indonesia yang Berkarakter. Tujuannya adalah:
  1. Membangun kesadaran pentingnya bercerita dalam pengasuhan anak dan pendidikan di sekolah;
  2. Menumbuhkan kebiasaan dan tradisi bercerita di rumah dan sekolah;
  3. Mengajak setiap orang mendigitalkan cerita anak agar mudah diakses dan disebarluaskan secara gratis.
Program ini merupakan perpaduan apresiasi tradisi bercerita, imajinasi tentang anak Indonesia yang berkarakter, dan teknologi digital di masa kini. Program Digitalisasi Cerita Anak ini terdiri dari:
  1. Pelibatan partisipasi komunitas baik dari kalangan orang tua, guru, maupun aktivis sosial dalam bercerita pada anak-anak. 
  2. Pendidikan komunitas berupa Workshop Mendidik Melalui Cerita yang akan diadakan di 12  daerah di Indonesia. Semuanya GRATIS. 
  3. Mengajak komunitas dalam digitalisasi cerita anak dalam bentuk kontes podcast cerita anak
  4. Penyebarluasan podcast cerita anak dalam bentuk CD mp3 yang mudah diakses oleh masyarakat luas. 
Tidak puas dengan mengeluh tentang kualitas program media yang buruk bagi anak? Peduli adanya media yang lebih mendidik bagi anak-anak? Anda bisa dukung program Indonesia Bercerita ini. Satu dukungan mungkin tidak berarti tapi bila kita bersama-sama bergerak tentu akan begitu berarti bagi anak Indonesia. Bagaimana caranya?
  1. Klik Digitalisasi Cerita Anak 
  2. Klik tombol PILIH
  3. Klik tombol LIKE bila anda punya Facebook
  4. Klik tombol TWEET bila anda punya Twitter
Setiap klik adalah sebuah langkah kecil dari ratusan langkah untuk mewujudkan impian kita tentang anda Indonesia di masa depan. Setiap klik adalah upaya menjaga impian kita. Pada akhirnya,
Bermimpilah, karena Tuhan memeluk mimpi-mimpi itu. Andrea Hirata. Endensor
Apa impian anda tentang media untuk anak Indonesia?

Catatan: Posting ini merupakan bentuk dukungan Bukik.com terhadap misi Indonesia Bercerita, Mendidik Melalui Cerita.
Sabtu, 10 September, 2011 03:02

Hasil Mudik lewat Darat

Oleh:  Haddy Permadi

Hasil Rekapan Tulisan di belakang truk sepanjang jalan pulkam (edisi 2) :

1. Anda butuh waktu, kami butuh uang
2. Naik Gratis, Turun Bayar
3. Ma2ku 1/3 dis = Mamaku seperti gadis
4. THE ME anak IS3 = Demi anak istri
5. Jagalah Jandamu
6. JANGAN DINIKAHI BILA SEGEL RUSAK
7. TABAH MENANTI
8. Ku Tunggu Jandamu
9. SEKARANG BAYAR, BESOK GRATIS!!!
10. www.apktntaj.com, maksudnya?? hahahaha..= APe KaTe eNTe AJe, ternyata!
11. Ber 2 1 7-an = Berdua 1 tujuan
12. MER-123 -LUCK = Mer-tuwaga-lak.. haha.. bisa ajahh..;)
13. THONK HE LOVE = tong hilap (don't khilaf), alias don't porget
14. Be are the kill us all come fuck = biar dekil asal kompak. =D(y)
15. BE YOUNG CARE ROCK = Biang kerok
16. Alone By Must = Alon bae Mas= Pelan2 aja mas
17. Cintamu Tak Semurni Bensinku:p
18. Ja 500 Let = ja-gope-let
19. BURONAN MERTUA
20. On any book an plumb pleasant = =D=)) "onani bukan pelampiasan"
21. BERSATU DI PANGKALAN BERSAING DI JALANAN!
22. Bercinta di Bis Berpisah di Terminal
23. STREET FIGHTER = maksudnya preman jalanan.
24. PUTUS CINTA sudah biasa PUTUS ROKOK bikin merana PUTUS REM matilah kita!!.
25. Cintaku Berat Di Bensin
26. MAN 7 jur = Man-tuju-jur
27. JUM'AT KELABU = Trayek Ps. Jumat - Pd. Labu
28. Mencari nafkah demi desah
29. UCOK = Uang Cukup Ongkos Kurang
30. Lupa Namanya, Ingat Rasanya
31. Enak Tapi Dosa
32. Ali Topan, Anak Jalanan
33. Pergi Karena Tugas Pulang Karena Beras..
34. Rejekiku dari silitmu = tulisan di truk sedot tinja
35. MATSIBISHA
36. Cinta Ditolak Dukun Bertindak
37. Goyang Pantura
38. Pulang Malu, Tak Pulang Rindu..
39. Kalau Gadismu Tak Kudapat, jgn Harap Jandamu bs Lolos
40. JANDA BARU NENEN = Trayek Juanda-Ps. Baru-Senen
41. JANDA1/3DIS
42. Do Now. Casino. In Draw = War Kop DKI
43. Bkn Salah Ibu Mengandung, slh Bapak Gak Pake Sarung
44. LONG STREET OF MEMORY​​ sepjg Jln Kenangan
45. Ora Sama, Bin Lain
46. Besar di Rantau, Tua di Jalan
47. Tak Sehina yg Kau Duga
48. ABANG YANG ENAK, ADE YG BERANAK

Salam,

Haddy Permadi
Jumat, 9 September, 2011 06:39

Motivasi dan Kinerja

Oleh: Andre Vincent Wenas


  Program seminar motivasi yang marak diselenggarakan pelbagai pihak memang bagus untuk menimba inspirasi (lewat isi ceramah, dan terutama gaya bicara dan  suasana yang sengaja dibangun lewat alat bantu audio-visual), lagipula event  seminar juga bisa jadi ajang untuk mengembangkan jejaring (networking) yang  efektif. Persoalannya adalah bagaimana menjaga momentum semangat yang telah dipicu saat mengikuti program-program motivasi itu.

  Prinsipnya adalah, benih pohon yang bagus seyogianya ditanam dan dirawat di
tanah yang bagus. Artinya, selain faktor orang yang memang sudah bagus dari sisi pengetahuan, keterampilan dan sikap kerjanya (knowldege, skill & attitude), maka lingkungan kerja (sistem), dan pembinaan kepemimpinan pun perlu digarap dengan sungguh-sungguh dan kontinyu.

  Salah satu cara membangun sistem adalah dengan dengan menerapkan manajemen kinerja (performance management) yang penting untuk menetapkan dan mengukur prestasi kerja seluruh bagian dalam organisasi.

  Manajemen kinerja (performance management) akan mengintegrasikan
sasaran-sasaran perusahaan, individu, dan kelompok (team). Ia juga membantu
mengkomunikasikan sasaran (visi) itu dan sekaligus menyokong pembentukan
nilai-nilai inti (core values) suatu organisasi. Maka dengan menerapkan
manajemen kinerja, Anda juga berpeluang untuk melakukan perubahan kultural dan perilaku organisasi. Pendelegasian wewenang juga terarah, dan pimpinan bisa memfokuskan diri untuk pengembangan usaha lebih lanjut.

  Kriteria supaya penerapan manejemen kinerja dalam organisasi bisa sukses,
seperti dijelaskan Michael Armstrong dalam bukunya ‘Performance Management’ (2004) disebutkan di antaranya: kejelasan tentang apa yang disebut kesuksesan dalam organisasi itu; kepemilikan dan komitmen manajemen tingkat atas dan tingkat lini; staf percaya bahwa prosesnya konsisten dan adil dalam kaitannya dengan kontribusi dan kemampuan; kecocokan kultural – proses yang tepat dan pengembangan gaya manajemen; proses bersama dalam manajemen strategis (manajemen lini dilibatkan dalam perumusan sasaran bersama organisasi); tingkat ketrampilan yang tinggi yang dimiliki manajer dan individu dalam menetapkan akuntabilitas dan kompetensi, penentuan sasaran dan ukuran kinerja dan kontribusi; serta seorang kepala SDM yang memainkan peranan utama dan inovatif memastikan bahwa kondisi-kondisi ini dipuaskan dan dipelihara.

  Secara sederhana, kerangka kerja manajemen kinerja bisa digambarkan terdiri
dari:

    1. Sasaran dan strategi perusahaan (visi, misi dan target departemen usaha)
    2. Rencana kinerja (performance plan) yang disepakati bersama (kesepakatan
akuntabilitas, tugas sasaran, pengetahuan, keterampilan dan perlunya kompetensi
serta ukuran-ukuran kinerja, kesepakatan atau kontrak kerja).
    3. Pelaksanaan manajemen kinerja
    4. Melakuan kajian (review) terhadap kinerja formal
    5. Pengembangan dan pelatihan yang didorong oleh kajian kinerja
    6. Penilaian kinerja
    7. Upah atau penghargaan berdasarkan kinerja

  Dengan melaksanakan secara konsisten dan persisten manajemen kinerja ini,
besar harapan motivasi kerja para karyawan Anda akan lebih terawat panjang.
Karena lingkungan kerja (sistem manajemen) secara konsisten terasa lebih
mendukung dan menghargai jerih payah mereka. Apalagi jika Anda bisa
mengembangkan bisnisnya terus menerus (business development) sehingga
jenjang karir orang-orang yang kompeten dan loyal di perusahaan Anda bisa
terbuka luas. Tugas pemimpin memang membuka horison harapan
terbuka luas dan cerah, serta membawa dan menyiapkan orang-orangnya
berjalan bersama menjelang masa depan penuh harapan. Bersiaplah untuk
sukses.

----------------------------------------------------
(artikel dari Tabloid Bisnis KONTAN)


STRATEGIC MANAGEMENT SERVICES
Business Advisory & Management Consulting
----------------------------
Catatan:  Sebelum di-released di Blog ini, artikel tersebut di atas pernah dipublikasikan di media lain. Untuk itu sengketa atas Hak kekayaan Intelektual menjadi tanggung jawab Kontributor artikel
Kamis, 8 September, 2011 23:41