Minggu, 28 Oktober 2012

DIPERLUKAN SUMPAH PEMUDA JILID-2 ?


Refleksi Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928-2012:

DIPERLUKAN SUMPAH PEMUDA JILID-2 ?
Oleh: Ratmaya Urip*)

Spirit Sumpah Pemuda Jilid Pertama yang berkumandang pada tanggal 28 Oktober 1928, telah membawa bangsa ini menuju kemerdekaan. Semangatnya telah membawa bangsa ini untuk bersatu. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa telah mengekalkan kesatupaduan hasrat untuk bebas dari penjajahan. Yang akhirnya dapat menjadi kenyataan, meskipun dengan perjuangan yang membawa korban jiwa dan harta benda, dalam semangat ideologis yang membahana dalam jiwa dan raga. Itu semua dilakukan oleh generasi muda di jamannya dulu.

Sedangkan apa yang terjadi hari ini, dan bagaimana sikap pemuda hari ini? itulah yang nampaknya menjadi PR besar bagi bangsa ini.

5C- SEBAGAI SOLUSI KOMPREHENSIF DAN HOLISTIK


Oleh:  Ratmaya Urip*)

PROLOG:
Di milis The Managers Indonesia, telah diperdebatkan tentang mana yang lebih penting antara "ISI vs KEMASAN". Tentang hal ini, artikel berikut ini adalah opini saya:


Dalam aktifitas operasional, manajerial, maupun visioner di dunia manajemen, pilihan atas manakah yang lebih penting, "Isi versus Kemasan", adalah issue klasik, seperti halnya pilihan atas  "Produk versus Proses". Untuk yang terakhir ini sudah beberapa kali saya sampaikan ulasannya di milis atau Blog  ini (lihat rangkumannya di Blog The Managers Indonesia  (TMI) http://themanagers.org). Maka berikut ini saya akan mencoba menggali, apa saja  yang dapat disajikan untuk membahas masalah "Isi versus Kemasan".  Sebenarnya menganalisis materi yang hanya dihadapkan pada 2 (dua) pilihan berupa "Isi" dan "Kemasan" saja tidaklah cukup, untuk lebih memaknainya.  Diperlukan hal-hal yang lain sesuai konteks-nya. Berikut analisis saya dalam perpektif operasional dan manajerial:

Sekapur Sirih dari Pengelola "The Managers Indonesia"

Sekapur Sirih dari Owners Milis “The Managers” tentang Milis & Blog The Managers Indonesia (TMI):
WELCOMING LETTER FROM THE OWNERS OF TMI BLOG  & MAILING-LIST:

Welcome to The Managers, the country’s largest community of professionals who wish to improve and sharpen their managerial and leadership skills in order to stay in the tough competition and whenever possible, climb a higher career ladder in the business world.
The Managers facilitates a friendly interaction and provides the opportunity to all of its members to share or exchange business information, personal development topics, specific soft and hard skills, philosophy, or even general information with another.

Senin, 22 Oktober 2012

Leaderism#8: Memahami Kebutuhan Anak Buah


Oleh:  Dadang Kadarusman
 
Hore!
 
Hari Baru, Teman-teman.
 
Pemimpin yang sempurna itu kayaknya tidak ada ya. Setidaknya, begitulah hasil pengamatan saya. Sebaik apapun cara kita memimpin, tidak akan bisa memenuhi harapan semua orang. Kita juga tidak bisa memenuhi semua harapan. Hal itu tidak selalu disebabkan karena terbatasnya otoritas kita, atau kesalahan kita. Melainkan juga karena ada hal-hal yang kita lakukan dengan niat yang baik namun tidak pada tempatnya.  Lho, kok bisa? Buktinya, cukup banyak kan atasan yang sudah merasa melakukan yang terbaik buat anak buahnya namun masih dinilai jelek oleh mereka. Mengapa bisa begitu ya? Bisa, jika semua yang kita lakukan untuk anak buah itu tidak dilandasi oleh pemahaman yang baik terhadap kebutuhan mereka.
 

PELAKSANAAN ROLE PLAY DI KANTOR

 
Dalam pelaksanaan role-play di kantor, supervisor harus menyiapkan beberapa hal sebelum hari pelaksanaan.
·         Menentukan tanggal dan jam pelaksanaan role-play, beberapa hari sebelumnya agar sales reps / med-reps bersangkutan dapat mempersiapkan dirinya dengan baik
·         Untuk kasus tertentu, seperti untuk melihat tingkat keterampilan sales-reps, pelaksanaan dapat dilakukan mendadak, pagi hari itu juga.
·         Sampaikan ke semua sales-reps, termasuk yang tidak akan role-play, agar mereka mempelajari teknik menjual yang pernah mereka pelajari, pengetahuan produk sendiri maupun pesaing dan produk pengganti.
·         Persiapkan materi promosi yang akan dipergunakan baik berupa brosur, produk, gimmick, literatur, daftar harga, nota penjualan / pesanan, kalkulator dan lain sebagainya.
·         Sediakan skenario role-play, untuk peran pelanggan maupun peran sales-reps.
·         Jangan lupakan formulir evaluasi untuk para observer.
 

Inspirasi Sukses Home Depot


Oleh: Andre Vincent Wenas

  Apakah Anda pernah dengar Home Depot? Coba lihat: www.homedepot.com. Usaha
toko bangunan yang dirintis Bernie Marcus & Arthur Blank ini dimulai tahun 28
tahun yang lalu di Atlanta, Georgia, bergerak dalam perdagangan segala macam
kebutuhan rumah (papan kayu, paku, handle-pintu, gordyn, semen, ubin, cat,
perkakas, dll.). Waktu itu belum ada toko, dan bersama 20 orang rekan kerja
(associates) mereka memulai bisnisnya. Setahun kemudian (1979), mereka punya 3
toko dengan 200 associates, dan membukukan penjualan 7 juta dollar.

Leaderism#5: Mengatasi Bawahan Yang Buruk


Oleh:  Dadang Kadarusman

Hore!
Hari Baru, Teman-teman.

Piala Eropa 2012 baru saja berakhir. Seperti kompetisi sepakbola bergengsi lainnya, perhelatan itu melambungkan nama-nama beken yang harganya semakin membumbung tinggi. Uniknya, diantara nama yang mewangi itu ada orang-orang yang bukan pemain di lapangan hijau. Anda tentu mengetahuinya dengan pasti. Betul. Mereka adalah para pelatihnya. Jelas sekali jika gengsi pelatih melampaui para pemain bintang. Faktanya, pelatihlah yang paling menentukan siapa yang bermain dan siapa yang duduk dibangku cadangan. Tanpa pelatih, sekumpulan pemain hebat jarang bisa menghasilkan kemenangan team.