Minggu, 20 Mei 2012

INGIN MAJU? UBAHLAH SIKAP ANDA!


© 2008. Nugroho Adhi W. All rights reserved.

Beberapa waktu yang lalu, masih di bulan Mei 2008, di sebuah sesi sosialisasi standar layanan untuk sebuah BPD (bank pembangunan daerah) di Jakarta, saat mengantri makan siang selesai sholat jumat, saya tidak sengaja 'menguping' pembicaraan para peserta yang merupakan customer service bank tersebut.

Pendeknya mereka bicara seperti ini,
"alah, cuma teori aja. gue sih ikutin aja. ngapain repot-repot harus begini begitu..."
yang kemudian ditimpali oleh rekannya yang lain,
"iya, yang penting kita kan dapet makan siang enak"

Jjreenggg... Selaku anggota tim konsultan bank tersebut, tentu saja kuping saya jadi panas dan merah. "Kok ada ya orang yang seperti ini," kata saya dalam hati.

Selesai makan siang sebelum masuk ke materi utama, saya menyindir mereka secara halus, mengapa perusahaan memerlukan standar dalam melayani dan apa manfaatnya buat mereka.

Terus terang, saya mau tidak mau perlu untuk 'menyindir' mereka. Karena orang-orang yang pembicaraannya tidak sengaja saya dengar itu sudah dekat dengan usia pensiun, sementara mereka sudah puluhan tahun 'dikutuk' untuk menduduki jabatan yang sama, sepanjang hidup mereka (maaf, kadang saya suka menggunakan bahasa sarkasme).

Mereka akhirnya menjadi bad virus. Mempengaruhi orang-orang baru yang ingin memajukan perusahaan tempat mereka bekerja melalui kata-kata dan perbuatan mereka. Ujung-ujungnya, karyawan yang masih baru menjadi tidak kompeten, tidak bisa perform dan impoten. Bank tempat mereka bekerja pun juga kinerjanya tidak pernah sesuai yang diharapkan dan dijanjikan ke para pemegang saham.

Akhirnya, setelah selesai 'menyindir' melalui ceramah jumat tambahan, alhamdulillah mereka mulai menyadari pentingnya untuk merubah pola pikir mereka. Dan para sesepuh yang masuk kategori 'bad virus' tersebut malah menjadi orang yang paling bersemangat sampai sesi sosialisasi standar layanan tersebut selesai di keesokan harinya.

Intinya, kalau kita berpikir kita sudah nyaman dengan kondisi kita sekarang ini, maka kita tidak akan pernah bisa maju dan mencapai apa yang kita harapkan. Apalagi kalau sampai mengajak orang lain untuk merasakan kenyamanan kita. Yang ada bukan kemajuan, tapi kemunduran dan menuju ke jurang kehancuran.

Ingin maju? Ubahlah sikap Anda!

Bagaimana menurut Anda?


N. Adhi W.
BOLDER Mitra Unggul


Minggu, 13 Mei, 2012 23:29

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar