Kamis, 03 Mei 2012


Oleh:  Freddy Pieloor

Dear Sahabat Milis yang berbahagia,
Selamat pagi,

Pagi ini saat saya membaca sebuh buku NLP - The Quantum of Change, saya memperoleh sebuah istilah dalam buku tsb :
"WALK THE TALK".

Saya juga pernah menonton film musik "True Story" dengan judul:
"WALK THE LINE"

Lalu guru saya, Brian Tracy berkata:
"Buatlah buku atas pengalaman yang telah kamu lalui dan hasil yang telah kamu capai!"
Lanjut Brian Tracy:
"Jangan membuat buku tentang Sukses bila kamu belum mencapai sukses, dan jangan membuat seminar tentang kaya bila kamu belum kaya!"

------

Dalam buku NLP tsb menyampaikan, bahwa kala kita mencari seorang pelatih NLP sebaiknya carilah pelatih yang menjalani hidupnya sesuai apa yang diajarkannya.

Saya pikir "WALK THE TALK" berlaku dalam segala bidang dan profesi, tidak hanya pada bidang NLP.

Seperti halnya konsultan pajak, konsultan keuangan, perencana keuangan, penjual asuransi, konsultan perkawinan, penasehat spiritual, guru dan semua profesi.

Bila ada seseorang ber-profesi tertentu yang "mengajarkan" sesuatu yang "tdk dikerjakannya" maka dia adalah pembual terbesar.

Janganlah berkonsultasi kpd penasehat perkawinan yang bercerai dan kehidupan relasinya berantakan.

Jangan mendatangi dokter gigi, yang giginya hitam, ompong dan berlubang.

Seperti halnya seorang ayah, yang melarang anaknya merokok padahal dirinya sendiri merokok.

------

Jadi buat Ibu Lies yang saya hormati,
"Menulislah segera buku tentang kehidupan dan perjuangan Ibu melalui masa-masa berat di hari lalu, terlebih berbagi tentang penyakit kanker"

Saya percaya semua pengalaman dan pembelajaran yang Ibu peroleh akan bermanfaat besar bagi sesama.

-------

Mungkin secara sederhana, dapat saya artikan:

"WALK THE TALK":
Bicaralah apa yang Anda kerjakan!

Bila Anda tidak melakukan apa yang Anda omongkan, berarti Anda OMDO!

Dunia akan tahu akan kebenaran sejati pada akhirnya!


Salam,
Freddy Pieloor
Rabu, 2 Mei, 2012 20:43

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar