Senin, 30 April 2012

THE FINE DAY 25.04.2012 : "The Concept of Shopping"




Dear Sahabat Milis yang berbahagia,


Selamat pagi dan salam sejahtera,


Senang bisa menyapa Anda kembali, semoga Anda dan keluarga dalam keadaan senantiasa sehat, sejahtera dan senang.


Hari ini saya bertemu Anda dalam momen THE FINE DAY, dan kali ini saya akan share dengan tema:


"THE CONCEPT of SHOPPING"


Saya percaya sebagian besar dari Anda menyenangi jenis aktifitas "shopping" ini.

Lalu apakah Anda memahami apa arti sesungguhnya dari shopping?

Mari kita kaji jenis aktifitas ini.

"Shopping" menurut bbrp sumber adalah aktifitas yg dilakukan seseorang dalam ekonomi utk membeli dan memiliki sebuah "barang" dengan mengorbankan (menukarkan) uang yg dimilikinya.

Dalam hukum ekonomi dikenal sebuah dalil:
"Dengan pengorbanan sekecil-kecilnya utk memperoleh manfaat yg sebesar-besarnya"

Dgn kata lain:
Shopping: transaksi ekonomi atau belanja atau membeli.

Namun dalam beberapa sumber juga, disebutkan shopping bukan sekadar "membeli", melainkan ada unsur "leisure" atau "pleasure" (kesenangan).

Mungkin beberapa orang menyetujui dan percaya bahwa shopping adalah aktifitas yg memberikan kesenangan.

Sungguhkah?
Shopping identik dengan "Senang"?

------

Mungkin jawabannya: "YA".
Jawaban ini keluar dari:
- mulut seorang advertiser (iklan)
- mulut pemilik mall
- mulut pemilik butik
- mulut pemilik pabrik (produsen)

Sehingga semua pihak di atas berusaha meng-hipnosis semua konsumen, agar percaya bahwa shopping itu menyenangkan!

HATI-HATI!!!

Karena ternyata:
"Shopping hanya memberikan kesenangan semu, dan akan menghadirkan kesengsaraan bila Anda tdk cerdas!"

-----

Menurut saya:
"Shopping tdk lebih dari sekadar beli, bayar dan bawa barang pulang titik!"

Belanja juga berarti shopping, bahkan membeli bumbu dapur atau daging sapi di pasar tradisional sekalipun.

Mungkin Anda punya pendapat lain?

Oh ya, saya paham.

Menurut Anda bisa saja:
"Shopping berarti belanja di toko yg ada di ruang ber-ac"

Seperti yg terlihat dlm film:
"Shopaholic"

Berarti belanja telur di Indomaret atau Alfa Mart, bisa berarti shopping.

Bagaimana?

Belanja telur bukan shopping?

Jadi belanja apa yang masuk dalam kategori shopping?

Bagaimana bila belanja cat dan keramik di Mitra 10?

Kalau belanja kulkas atau genset di Electronic Solution?


-----


Wah, ternyata konsep shopping sangat beragam.

Lain otak lain isinya!

-----

Jadi bila belanja pakaian, sepatu, tas, gesper, minyak wangi, jam tangan dan assesoris tubuh saja yg bisa dikategorikan dgn shopping?

Kalau belanja sepatu di Pasar Pagi Kota, atau belanja kristal di Pasar Ular Tg. Priok?
Apakah ini tdk bisa dikategorikan dgn shopping?

Bagaimana kalau belanja di Ramayana, Matahari, atau Robinson di Tegal?

-----

Sungguh, saat ini definisi shopping yang dipakai sbg sebuah definisi baku dan standar yg diterima semua pihak belum ada.
Atau saya yang belum tahu.

-----

Inti sharing saya pagi hari ini, adalah:

1. Shopping adalah kegiatan ekonomi
2. Shopping bisa juga sekadar "window shopping"
3. Shopping bisa dilakukan dgn "on line shopping"
4. Shopping harus dilakukan dengan cerdas
5. Shopping boleh, bila sudah ada alokasi dananya
6. Shopping bukan memindahkan gudang toko ke rumah Anda
7. Shopping-lah utk barang2 kebutuhan (bukan keinginan)
8. Shopping-lah barang Asli dan tahan lama.

Rencanakan shopping Anda!
Tinggalkan kartu kredit di rumah, bawalah dana secukupnya sesuai dengan daftar belanjaan Anda!

Setelah belanja kebutuhan, silahkan tenteng tas belanjaan Anda keliling mall (hingga mall tutup), untuk memperoleh:
- tangan yang kuat
- kaki yang lincah
- tubuh yang sehat

Jangan lupa bawa botol minum dan handuk kecil ya!
Kali-kali dahaga dan berkeringat.


Salam,
Freddy Pieloor

Selasa, 24 April, 2012 18:27

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar