Senin, 09 April 2012

Opini & Diskusi: "Loyalitas Karyawan Unpredictable"

 

OPINI:

1. Handi Winarto (handiwinarto@yahoo.com):

Selamat pagi,
Ingin menanyakan kpd rekan-rekan managers.
Saya selalu baik thd karyawan yang saya miliki.
Setiap bepergian sya selalu bawa oleh-oleh, memperhatikan kebutuhan mrk, membimbing dan sebagainya.
Namun tetap turn over tinggi, setiap ada new offering mrk pindah. Masalah gaji sungguh diatas rata-rata.
Saya sering menyesali diri terlalu baik, balasan tidak setimpal.
Karyawn skg loyalitasnya tidak bisa dipegang.

Sampai terbersit d hati saya, saya coba tidak peduli dgn mrk, krn percuma tidak memberikan dampak terhadap loyalitas mereka.

Maaf pagi-pagi curhat

handi

Kamis, 5 April, 2012 19:33
========= =========

DISKUSI:


2. Renaldi <jiro.kana@yahoo.com>:


Selamat pagi pak Handi,

Kalau segala yang kita berikan kita lakukan dengan banyak 'catatan dan harapan' biasanya malah akan membuat kita kecewa kalau timbal baliknya tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Bukan berarti harus merubah karakter kita menjadi 'pelit', tapi lakukan semua dengan sewajarnya. Karena setiap yang terlalu berlebihan itu biasanya tidak baik juga. Dan lakukan semua perhatian/pemberian kita itu dengan tanpa beban, tanpa mengharapkan timbal balik, biarkan semua berjalan apa adanya. Tunjukkan bahwa yang anda lakukan adalah ciri khas, bukan karena kepentingan. Maka orang lain akan lebih bisa menerima, merasakan apa yang seharusnya mereka sikapi dengan semua perhatian yang telah anda berikan.

Apakah kita bisa mengukur nilai kebaikan dan ketulusan dari perbuatan kita kepada orang lain ? Hanya hati kecil yang akan membisikkan jawabannya.

Salam, selamat berakhir pekan :)
-renaldi-
Kamis, 5 April, 2012 19:55
========== =======

3.  midnight.lonesome@gmail.com:

Pak, menurut saya, loyalitas karyawan tidak bisa 'dibeli' dengan oleh2, makan2, dll.
Harus dicari setiap orang kebutuhan utama mereka apa dalam kerja (biasanya dapat diperoleh dari exit interview). Bila alasannya gaji - coba telaah, apakah memungkinkan di perusahaan Anda memberikan gaji seperti yang diinginkan. Bila alasannya lingkungan kerja, seperti apakah lingkungan kerja sekarang. Lakukan perbaikan yang perlu dilakukan.

Sebagai atasan, seyogyanya kita dapat membangun lingkungan di mana karyawan dapat berkembang lebih baik. Termasuk di dalamnya bila ybs pindah kerja. Jika utk yg lbh baik bagi mereka, relakan dan banggalah. Krn kita mampu mendidiknya dg baik sehingga perusahaan lain mau mempekerjakannya.

Yang bisa kita lakukan dari hari ke hari adalah memberikan motivasi kerja. Loyalitas didpt dari sisi karyawan saat ybs merasakan kenyamanan kerja.

That's my opinion. Feel free to agree or disagree.
Kamis, 5 April, 2012 20:01
===== ==============

4.  r_kyoda@yahoo.com:

Betapa beruntungnya yang dipimpin oleh bpk Handi. Andaikan perusahaan dimana saya bekerja seperti itu. Banyak pekerja yang sudah loyal, tapi tidak mendapatkan perlakuan semacam itu, apalagi gaji :)) Banyak minusnya, tapi tak usahlah kita titikberatkan ke curhatan saya.

Menurut saya, pak Handi jangan menyerah.. Kehidupan masing2 orang kita tidak pernah tahu, apa goal mereka, apa yg jd standar kenyamanan mereka, dll. Tetaplah menjadi sosok pemimpin, dimana, walaupun turn over tinggi.. Tapi ketika mereka di tempat yg baru, mereka akan merindukan hal positif yg mereka dapatkan di tempat yg bapak pimpin. Jangan sampai menjadi sosok yg tetap selalu dan pasti akan dicibir, walau sudah berbeda perusahaan.

Semoga apa yg bapak kerjakan menjadi berkah dan tabungan di kehidupan lain, amin :)

Salam kenal,
Semangat!
Kamis, 5 April, 2012 20:27
========= ========

5.  Hans  (laurensius_handoko@yahoo.com):

Pak Handiiii....

Saya bukan bos, hanya karyawan.
Dan saya bersyukur Pak Handi berusaha menjadi seorang pemberi kerja yg baik.

Saya senaaaaang sekali mendapat atasan atau pemberi kerja yg baik dan memperlakukan pekerjanya lebih dari seoarang karyawan..
Tentu tetap dalam batasan profesional :)

Jangan putus semangat, Pak..
Bersikap apatis terhadap karyawan tidak akn membantu menyelesaikan masalah..

Baik secara finansial juga tidak terlalu membantu dalam membina hub jangka panjang..

Saya penasaran, di bidang apa usaha yg Bapak jalani? Apakah memang pekerjaanya berat? Atau tingkat stress-nya tinggi?

Coba bangun komunikasi yg baik dengan karyawan Bapak.. Mulai dari yg level supervisor sampai dengan yg terendah..
Apakah ada yg salah?


Dari situ Bapak pasti bisa ambil solusi yg baik, atau bisa diskusi lagi dengan teman2 managers untuk cari solusinya.

Tetaplah menjadi pemberi kerja yg baik yah Pak Handii..

Happy Good Friday,

Hans
Kamis, 5 April, 2012 20:39
=========== =======

6.  M Yanto <yanto.deboro@gmail.com>:

Pak Handi
Jangan pelit dng kata "bagus kerjamu" "pasti bisa lebih bagus lagi"
Kalau salah panggil dan katakan " kerjamu bagus tapi yg ini salah, bisa perbaiki kan. Tahu kan dimana salahnyam Lain kali bila ada kesulitan, diskusi dulu dng tmn atau saya". Keep me informed ya.
Sesimpel itu dan so far so good pak Handi. Smoga bisa untuk pegawai bpk
korupsi pergi, makmurlah ini negeri

Kamis, 5 April, 2012 21:51
============ =====

7.  GM. Agung Nugroho:
Dear Pak Handi

Waaah salut sekali dengan sikap Pak Handi yang sangat care terhadap karyawan

Pak Handi itu pemimpin yang baik karena mempunyai jiwa melayani dan memperhatikan

Point yang ingin anda sampaikan adalah :

- saya sangat perhatian tapi kenapa karyawan tetap aja keluar masuk dengan intensitas tinggi.
Padahal sudah dikasih gaji tinggi dan training yang memadai.

Dari sudut karyawan bisa diambil pelajaran :

Setiap karyawan itu punya need-want yang berbeda-beda.

1. Ada yang merasa nyaman dan cukup dengan perhatian khusus dari atasan yang baik seperti Pak Handi sehingga malas keluar/pindah kerja (takut penyesuain diri lag)

2. Tapi ada banyak karyawan yang merasa perlu mendapat tantangan baru untuk mencapai status sosial-ekonomi dan jaringan/komunitas baru.
Apalagi jika disimak bahwa Bapak sangat memperhatikan peningkatan skill karyawan.
Karyawan yang smart/energic pasti akan memcari dan menerima tantangan diluar yg menarik hatinta (apalagi ditambah dengan kenaikan gaji)

3. Atau mungkin karena level2 atas sudah terisi penuh. Karyawan muda yang berpotensi mulai gerah melihat tiada peluang baginya untuk promosi.
Istilahnya :
"Kapan gue naiknye kalau begini ?!" hehehe

4. Bisa jadi sudah tercipta image-positif dari perusahaan Bapak Handi untuk kalangan karyawan fresh-graduated, bahwa perusahaan anda sangat baik untuk mencari jam terbang dan pengalaman.
Hal ini karena sistem pendidikan diperusahaan anda bagus dan mempunyai nilai jual yang tinggi diperusahaan lainnya.

HIDUP ini adalah PILIHAN akan SIKAP (dan bukan karena pilihan keadaan)

Dengan
berbuat baik,
karyawan keluar/resign.
Dengan bersikap buruk, ternyata karyawan juga keluar/resign.

Sama-sama mengalami pahitnya keluar/resign karyawan. Lebih baik kita tetap bersikap baik dan care terhadap karyawan

Justru disinilah hebatnya Pak Handi karena mampu mencetak karyawan handal, laku dan dihargai tinggi diluar sana.

Pasti mereka akan selalu mengingat budi-baik Pak Handi sebagai Pemimpin yang baik dan care

"kePEMIMPINan yang EFEKTIF dan SALEH berarti memBERI apa yang anda PUNYAi sehingga Allah dapat diMULIAkan dalam semua yang anda LAKUkan"

Berkarya yang baik adalah ibadah dan hukumnya wajib

Terima-kasih dan sukses untuk anda

Best-regard
GM. Agung Nugroho
Kamis, 5 April, 2012 22:56
========== ======== 

8.  Ulfia Mutiara :


ditempat saya bekerja, rata-rata hanya tahan 10 bulan dengan bos saya ini.
bos saya memang baik, suka bawa oleh-oleh, suka ajak kita makan bareng, perhatian tapi klo kami buat salah, tapi walaupun tidak dengan nada tinggi, kata-kata yang keluar menyakitkan hati sekali, terkadang malah menurunkan kepercayaan diri karyawan. sikap bos juga cenderung tidak peduli dan membuat kami tidak ada job klo sedang kesal sama kami. sikapnya yang keras dan perfeksionis tanpa mau mendengarkan dengan baik penjelasan karyawan juga bikin hati mangkel.
tetap semangat pak sambil evaluasi diri sendiri juga, jangan-jangan dimata karyawan kita belum menjadi pemimpin yang baik :)
maaf juga saya jadi curhat colongan :)
 
Ulfia Mutiara
pearl_bleu2pink@yahoo.com
Jumat, 6 April, 2012 01:25
============ ========

9.  Hery  Marijanto:


Buat tempat kerja senyaman mungkin spt berada dirumah sendiri.

Salam hangat,
HMA
Jumat, 6 April, 2012 03:15
============= ====

10.  Susilowati Moeryanto :


Dear Pak Handi,
Bapak kelihatannya Bos yang baik dan penuh perhatian, tetapi kadang perhatian dan pengertian saja tidak cukup, mungkin kita diam2 cari tahu apa sebenarnya yang membuat mereka pindah ke lain hati.. ;-)
Waktu pertama kali kantor kami buka, turn-over cukup tinggi, mereka segera pindah kerja ketika ada tawaran yang lebih menarik, belum lagi saingan kita adalah pemerintah, mereka beramai2 daftar jadi PNS...he.he.. Padahal semua tau, gaji PNS kecil tapi ada "sesuatu" yang mereka harapkan, yaitu kepastian dan harapan setelah pensiun mendapat uang pensiun.
Belajar dari semua itu, kami mencoba menerapkan beberapa program yang bisa dijadikan credit point di perusahaan kami (dalam hal kesejahteraan, paling tidak mendekati kesamaan dengan perusahaan2 besar). Mungkin ini bisa dijadikan pertimbangan buak Pak Handi.

Program2 tersebut al:
1. Corporate Health Insurance & Life Insurance
Untuk kesehatan Karyawan, kami menanggung: Rawat Inap, Rawat Jalan, Rawat Gigi & Kacamata (dan Rawat Bersalin bagi Karyawati) plus Life Insurance bagi karyawan yg meninggal dunia dengan uang pertanggungan 100jt.
Untuk pasangan dan 2 orang anak, kami menanggung: Rawat Inap & Rawat Jalan.
* Istri karyawan yang ikut Rawat Bersalin, harus membayar premi dan dicicil selama setahun.
2. Kenaikan gaji secara berkala.
Persentase kenaikan tergantung dari profit tahun lalu dan/atau kondisi yg ada di Indonesia (kenaikan BBM bakar dll).
3. Award
Bagi karyawan yang berkinerja baik, kami berikan "the best employees of the year" utk 5 orang karyawan (penilaian mulai dari speed, accuracy, quality hingga attitude & loyality).
4. Program Bantuan Pendidikan Jamsostek untuk anak berprestasi.
Kami selalu memantau program Jamsostek, salah satunya yaitu program bantuan pendidikan bagi anak berprestasi peserta jamsostek, dan ini dilakukan secara bergiliran, untuk seluruh Indonesia.  Biasanya Jamsostek memberikan jatah utk 2-3 orang, kemudian perusahaan ikut andil dengan menambah 2 orang lagi, jadi total bantuan pendidikan 5 orang anak.
5. Program cicilan perumahan (utk DP) dari Jamsostek.
Perusahaan membantu memfasilitasi program yang diadakan dari Jamsostek untuk DP rumah.
6. Ramadhan Session
Ketika bulan Ramadhan tiba, untuk satu bulan penuh kami sediakan makan malam dan tajil, begitu juga dengan shift 3, kami sediakan makan sahur, sehingga karyawan tidak berkeliaran sibuk cari makan yang akhirnya mengganggu jam kerja. Kemudian ditutup dengan Halal Bihalal di hotel atau restaurant, dengan begitu antara mereka terasa akrab.
7. Night Shift transportation
Bagi Karyawan yang bekerja di shift II & III kami sediakan transportasi antar jemput, sehingga mereka tenang dan aman pergi ke kantor di malam hari.
8. Family Gathering.
Kami menganggarkan setiap tahunnya diadakan "Family Gathering".  Mulai dari Hotel, Bus, makan hingga tiket masuk ke tempat rekreasi, perusahaan yang menanggung.  Pada acara tsb kamipun memberikan doorprize buat karyawan dan juga kado2 mainan buat anak2nya.
9. Kegiatan Olahraga (mingguan)
Kami memberikan dana yang sebetulnya tidak begitu besar, tetapi cukup untuk menyewa lapangan bola/futsal/badminton dll, sehingga mereka tetap bisa melakukan kegiatan OR, inipun tentu saja akan menumbuhkan semangat bekerja dan tetep kompak.
10. Lunch Buffet
Ketika ada satu proyek selesai dan mendapat profit, kami makan bersama, cukup di kantor dengan menu yang lain dari biasa, istilahnya 'perbaikain gizi' he..he..
11. Koperasi Perusahaan.
Kami memfasilitasi dan men-support dibentuknya Koperasi Karyawan. Pengurusnya adalah karyawan itu sendiri, sehingga timbul rasa memiliki.  Ini sangat membantu, ketika mereka butuh uang, maka Koperasi Karyawan akan memfasilitasinya.  Potongan langsung dipotong melalui bendahara kantor.
12. Kerjasama dengan Bank
Kami melakukan kerjasama dengan beberapa Bank yang memberikan fasilitas pinjaman, utk keperluan renovasi rumah, biaya anak sekolah, beli motor hingga DP membeli rumah.
Karyawan yang berhak ikut program ini adalah karyawan yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun. Cicilan langsung dipotong dari kantor, tidak ada agunan, dan tidak perlu di survey ke rumah.  Besarnya pinjaman disesuaikan dengan gaji yang mereka terima dan dikompensasikan dengan saldo Jamsostek yang mereka terima (ini untuk menghindari, ketika terjadi PHK maka sisa hutang ke Bank harus sudah lunas). Dengan begitu, perusahaan tidak mempunyai beban untuk membayar utang karyawan yang di PHK, dan pihak Bankpun merasa aman.
13. Program Pensiun.
Bagi karyawan permanent, mereka sudah diberi tahu bahwa ketika pensiun tiba, mereka dapat tunjangan pensiun.

Pertama ketika program2 ini diluncurkan, karyawan menganggap enteng dan acuh.  Tetapi seiring berjalannya waktu, dampaknya baru terasa.
Ketika istri harus dioperasi karena kista, myom, kelahiran cesar, anak diopname karena DB, typhus, kecelakaan, maka program asuransi sangat terasa membantu.
Ketika karyawan kesulitan mendapatkan pinjaman Bank, maka dengan adanya fasilitas pinjaman bank ini, maka semua bisa diatasi.
Family Gathering, ternyata kegiatan ini sangat dinanti-nantikan, terutama bagi anggota keluarga/anak2 karyawan, karena selain bisa jalan2, merekapun dapat hadiah..he.he.. Dan inipun sangat membantu, dimana karyawan ingin rekreasi bersama keluarga tapi kesulitan dana.

Selain memberikan perhatian dan bimbingan kepada karyawan, kesejahteraan, kenyamanan, ketenangan dalam bekerja perlu diperhatikan, apalagi yang menyangkut keluarga. Dengan cara begitu, merekapun fokus bekerja dan Alhamdulillah turn-over rendah dan tidak terpengaruh dengan tawaran dari perusahaan lain, mereka sudah merasakan besarnya manfaat dari program2 yang kami berikan.
Di sisi perusahaan, program inipun sangat menguntungkan, terutama fasilitas pinjaman, karena perusahaan nggak perlu repot2 menyediakan dana utk karyawan yang mau pinjam uang..he.he..

Demikian, semoga bermanfaat, mohon maaf jika kurang berkenan.

Salam,
Susie
Jumat, 6 April, 2012 23:29
============ =======





(BERSAMBUNG LEBIH ASYIK.

Tunggu terbitnya!)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar