Minggu, 03 Juni 2012

“Hidup ini tidak semudah bacot-nya Mario Teguh..!”




Penulis Buku Komedi Inspirasi base on true story:
BALADA 13 PEMBANTU RUMAH TANGGA (yang pernah bekerja di rumah kami)

Aku langsung tertawa terbahak-bahak sehabis membaca status BB salah seorang teman. Wajah Mario Teguh, dan cara bicara beliau yang khas dan mendayu-dayu itupun langsung terbayang seketika. Hahahaha…!

Kira-kira apa reaksi Mario Teguh seandainya beliau membaca kalimat diatas? Aku yakin beliau hanya tersenyum arif.


Lalu, jika yag membaca adalah fans berat Mario Teguh? Wah..minimal sebuah message bernada pembelaan langsung meluncur ke handphone Anda, atau inbox, jika ia memilih ‘menyapa’ Anda via email. Itu minimal, maksimalnya? Tidak ada yang tahu..Bisa jadi bogem mentah jurus Jalan Keemasan tiba-tiba melayang ke wajah Anda. Karena biasanya di negeri ini, fans lebih galak dari tokohnya. Pemain bola sesudah bertanding bisa pulang bareng, atau tukar kaos, tapi pendukungnya..lanjuuutt…bunuh-bunuhan!

Kembali kepada persoalan bacot diatas…

Apapun itu..sebuah KONTROVERSI selalu menghasilkan ketenaran. Entah white campaign entah black campaign. Siapa yang berani memastikan black campaign akan menghasilkan black opinion? Atau white campaign tidak berubah jadi antipati? Tidak ada yang tahu. Namun begitu kontroversi (salah satu bahan dasar CAMPAIGN) mutlak diperlukan jika Anda ingin cepat tenar. Itu fakta.

Kontroversi sering kali ‘memunculkan’ sifat khas atau memberikan ‘ke-khasan’ dari seseorang atau sebuah kejadian. Sehingga orang itu langsung  standout. Terlihat dan teringat.

Ingat Inul vs Rhoma “ T e r l a l u ” Irama?
Karir Inul sebenarnya sudah mulai meredup, sebelum Bang Haji mengobok-obok Inul dan simpati dari segala penjuru kembali mendongkrak Inul, hingga sampai ke Inulfiesta segala.

Ingat Robert T Kiyosaki? If You Want to Be Rich and Happy, Don't Go to School, buku pertama Kiyosaki membuat ia dipublikasi besar-besaran, sebelum akhirnya ngetop keseluruh dunia gara-gara Rich Dad Poor Dad. Sekali waktu seseorang muncul dan mengatakan bahwa Kiyosaki adalah penipu dan Rich Dad nya adalah isapan jempol belaka. Apapaun itu dampaknya : Robert Kiyosaki tambah ngetop.

Sekarang coba ingat-ingat masa SMA atau kuliah dulu. Siapa orang yang paling kita ingat? Pertama, jelas..mantan pacar. Kedua..sahabat. Lalu teman yang paling cantik atau ganteng, teman yang paling bego, paling pintar, paling ngocol, paling pendiam, paling baik. Begitu juga dengan guru atau dosen. Dosen yang paling sexy atau tampan, yang paling baik, yang paling aneh…singkat kata..mereka yang punya KEKHASAN. Kemudian karena punya kekhasan, maka konroversi dan cerita-cerita mengangkat mereka ke permukaan.

 Jadi ketika Anda ingin diri anda atau produk anda diingat….lakukan bla..bla..bla…(pasti anda tahu sendirilah…hehehehe)

Tapi tunggu sedikit melanjutkan kisah bacot diatas…

Ternyata status BB teman ku itu tidak berhenti disana, begini lengkapnya :
“HIDUP INI TIDAK SEMUDAH BACOTNYA MARIO TEGUH. TAPI DIUSAHAKAN J LALU PERHATIKAN APA YANG TERJADI..”

(*)

what a wonderful world..! 

M T A
Chief Marketing Officer Kairos System & Technology

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar