Jumat, 19 Oktober 2012

Menunggu Kapan Prestasi Muncul




Sering kali, sekarang ini jika orang-orang diberikan pertanyaan dalam acara Role Play kemudian menjawab dengan tergesa – gesa, mereka pasti terjebak.

Seperti yang akan kita bahas kapan prestasi akan muncul? Mengapa kita harus kelamaan menunggu prestasi muncul? Seorang pimpinan sebuah Bank ternama sempat bertanya kepada kami  bahwa “Mengapa menunggu seorang sukses itu makan hati, apalagi ditambah dengan kondisi orang yang sudah 'hampir mati' bagaimana mengatasinya?"

Sebenarnya keputusan mati atau tidak seseorang itu berasal dari Tuhan. Kita tidak bisa menghakimi. Selama kita masih bisa bernafas di dunia ini, berarti kita masih mempunyai tugas yang belum terselesaikan.

Prestasi seseorang dapat kita ukur dan bantu  melalui beberapa titik, yaitu: salah satunya keluarga ybs. Apakah keluarganya masih tidak mengharapkannya, dan jika keluarga masih mengharapkannya untuk bekerja, apakah perusahaan mempunyai alat untuk mengukur seberapa besar keluarga masih mendukungnya dan sekaligus mampu menjaganya?

Kemudian titik berikutnya: Apakah dalam ruang lingkup pekerjaannya atau lingkungan sosialnya,  masih bisa memberikan dampak?

Jadi seberapa besar perusahaan mengukur seseorang berprestasi bukan hanya dari atasan yang bisa kecewa kepada dia, tapi coba dilihat juga apakah teman-temannya senang dengan dia selama bekerja?

Dibalik kesuksesan seseorang pasti ada keluarga dan team yang mendukung. Seseorang yang sukses pasti rajin memberikan laporan lengkap  kepada atasannya secara efsisien dan efektif serta bisa terukur.

Kemudian, apakah dia mempunyai kemampuan untuk memberikan informasi lengkap kepada teman-temannya.

Pernahkah Anda membandingkan seorang kandidat yang menyertakan bukti al: standar kerjanya sbb:
Pelanggan yg dihandle min. 80% puas, omzet minimal tercapai 90%, Pemakaian Budget max. 80%, Problem Solved min. 75%, Mampu memberi Ide jitu 50% dsb, berkompetisi seseorang yg hanya mengandalkan CV + Resume? Mana yang lebih pasti diterima Dan mampu berprestasi nantinya?

Janganlah menunggu prestasi Anda -nya terlalu lama, segera Anda perhatikan pekerjaan apa yang menmbuat Anda bergairah (passion) secara rutin lalu hitunglah dan analisa sebagai prestasi Bersama atasan/team. Jadi, janganlah menunggu prestasi. Dan dalam sebuah prestasi tidak ada yang selalu benar ataupun selalu salah, yang ada Maju Terus!!


Salam Karakter,
William Wiguna
Selasa, 17 Juli, 2012 00:05

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar