Minggu, 21 Oktober 2012

Serial Renungan Ramadhan Oleh: Zach


Ramadhan 1

Persiapkan mental kita untuk masuk bulan Ramadhan ini dengan keimanan
dari komposisi 3 hal untuk. menjalankan ibadah:
1. Mahabbah (cinta)
2. Khouf (takut)
3. Roja' ( mengharap)

Jangan sekali kali kita berangan-angan bahwa umur kita panjang.. Dan
masih bisa mendapatkan kesempatan Ramadhan - Ramadhan berikutnya.
Ditangan Allah-lah segala kekuasaan.
Maka tidak ada rasa berat menjalankan ibadah didalamnya ataupun
terhinggapi sifat malas, kikir dan bersantai santai.


Semoga dengan semangat dari awal Ramadhan ini semoga kita nantinya
diberi kesempatan berjumpa rizqi malam lailatulqodar..

Do'a hari ke-1:
"Ya Allah, terimalah dari kami permintaan kami, bahwasanya Engkau
Tuhan Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat
kami, bahwasanya Engkaulah Yang Maha Menerima Taubat lagi Maha
Penyayang."

Mari kita gunakan kesempatan ini untuk meraih Ramadhan yang
mengantarkan kita kepada keridhoan dan surgaNya.

Allahumma barik lana fi Romadhan..
Aamin.
Jumat, 20 Juli, 2012 17:23
================= = =

Ramadhan 2

Puasa Ramadhan akan membersihkan rohani kita dengan menanamkan
perasaan kesabaran, kasih sayang, pemurah, berkata benar, ikhlas,
disiplin, terhindar dari sifat tamak dan rakus, percaya pada diri
sendiri, dsb.

Meskipun makanan dan minuman itu halal, kita mengawal diri kita untuk
tidak makan dan minum dari semenjak fajar hingga terbenamnya matahari,
karena mematuhi perintah Allah SWT.

Doa Hari Kedua Ramadhan
اَللَّهُمَّ قَرِّبْنِيْ فِيْهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ
مِنْ سَخَطِكَ وَ نَقِمَاتِكَ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِقِرَاءَةِ
آيَاتِكَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Yaa Allah, Dekatkanlah aku kepada Keridhoan-Mu Dan jauhkanlah aku dari
kemurkaan serta balasan-Mu.
Berilah aku kemampuan untuk membaca Ayat-Ayat-Mu dengan rahmat-Mu,
Wahai Maha Pengasih Kepada Semua Pengasih.

Sabtu, 21 Juli, 2012 17:20
================ ===

Ramadhan 3

TIGA TINGKATAN HAMBA YANG BERPUASA.

*Pertama,
Puasanya seorang hamba yang masih awam,
Puasa yang dilakukan sekedar menahan perut dari lapar, dahaga dan
menahan kemaluan dari hawa nafsu yang tidak pada tempatnya.

*Kedua,
Puasanya seorang hamba yang utama,
Puasa yang biasa dilakukan seorang hamba yang sholihin yaitu mereka
yang menahan anggota badannya dari kemaksiatan yang kesempurnaannya
dengan jalan lima perkara diantaranya :
- menahan pandangan mata dari sesuatu yang di cela syariat,
- menahan lidah dari dusta fitnah gunjing dan sumpah palsu,
- menahan pendenganran dari suara-suara yang tidak baik maupun kurang baik,
- menahan perut dari makanan yang subhat (makanan yang hukumnya
meragukan contoh : hewan yang hidup di dua alam dll atau makan berbuka
puasa dari makanan yang berlimpah (berlebihan)

*Ketiga,
Puasa terutama, ini adalah puasanya para nabi dan hamba ALLAH yang
terpercaya (pilihan dari hamba-hamba yang terpilih) yaitu puasa
menahan hati dari semangat-semangat yang rendah, menahan diri dari
pikiran-pikiran duniawi dan menahan keduanya dari segala
sesuatu……kecuali karena ALLAH

----------------
Doa hari Ketiga ( 3 )
Yaa Allah Berikanlah aku Rizky akal dan kewaspadaan dan jauhkanlah aku
dari kebodohan dan kesesatan. Sediakanlah bagian untuk ku dari segala
kebaikan yang Kau Turunkan, Demi Kemurahan-Mu, wahai Dzat Yang Maha
Dermawan dari semua yang Dermawan.

Minggu, 22 Juli, 2012 17:17

========================

Ramadhan 4

Suatu hari, Ibnu Umar melihat seorang yang menggendong ibunya sambil
thawaf mengelilingi Ka’bah. Orang tersebut lalu berkata kepada Ibnu
Umar, “Wahai Ibnu Umar, menurut pendapatmu apakah aku sudah membalas
kebaikan ibuku?”

Ibnu Umar menjawab, “ Belum, meskipun sekadar satu erangan ibumu
ketika melahirkanmu. Akan tetapi engkau sudah berbuat baik. Allah akan
memberikan balasan yang banyak kepadamu terhadap sedikit amal yang
engkau lakukan.” (Diambil dari kitab al-Kabair karya adz-Dzahabi)

#
Haiwah binti Syuraih adalah seorang ulama besar, suatu hari ketika
beliau sedang mengajar, ibunya memanggil. “Hai Haiwah, berdirilah!
Berilah makan ayam-ayam dengan gandum.”
Mendengar panggilan ibunya beliau lantas berdiri dan meninggalkan
pengajiannya . (Diambil dari al-Birr wasilah karya Ibnu Jauzi)

Dua petikan kisah diatas adalah contoh kisah penghormatan anak
terhadap ibu, anak terhadap orang tua yang mudah-mudahan bisa kita
teladani, tidak hanya di bulan Ramadhan ini tapi juga bulan-bulan
setelahnya.

-----------

Do'a hari ke-4:
"Ya Allah, janganlah Engkau letakkan atas pundak kami beban berat
sebagaimana yang telah Engkau letakkan atas umat yang sebelum kami dan
janganlah Engkau membebani kami, dengan apa yang sukar sekali kami
membawanya."
Senin, 23 Juli, 2012 16:03

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar