Jumat, 10 Februari 2012

Apa Yang Membuat Anda Sukses 2?

 
Success in NOT the key to happiness, happiness is the KEY of success. If you LOVE what you are doing, you will be SUCCESSFULL. 
#Albert Schweitzert
Sebelumnya--saya telah menceritakan tentang hasil wawancara Richard St. John dengan 500 orang sukses di bidang nya masing-masing—kepada Anda. Dari 500 orang tersebut, Richard menyimpulkan, orang-orang itu sama-sama memiliki sifat yang mengatar mereka, menjadi orang berhasil di bidangnya. Yaitu; Passion, kerja keras, fokus, motivasi, ide, pengembangan diri, melayani dan tekun.
Richard mengakui--selain dari 8 sifat tersebut--banyak faktor pendukung lainnya, yang akan mengatarkan orang-orang yang telah dia wawancarai sampai ke puncak karir mereka. Seperti, ketrampilan sosial, memimpin, komunikasi dan sebagainya. Tetapi, kedelapan sifat tadi, merupakan landasan, bila tanpa memiliki sekunder lainnya, maka orang tersebut masih bisa mencapai titik tertinggi karirnya. Seperti, beberapa ilmuan, mereka kurang bisa bergaul dengan lingkungan. Tetapi, tidak menghalangi mereka, karena telah memiliki kedelapan sifat tadi.
8 sifat itu tidak diwariskan
Menariknya, kedelapan sifat yang mengantarkan para ilmuan, ahli memasak, berkebun bunga, painter, dan ratusan orang yang telah diwawancarai itu. Mereka memiliki sifat tersebut, bukan karena faktor gentika disebabkan oleh orang tua mereka sukses, maka mereka menjadi sukses. Tetapi, itu semua, hasil tindakan dan determinasi yang mereka usahakan sendiri.
Artinya, tidak ada jaminan. Bila orang tua Anda hari ini ahli di bidang properti dan sukses dalam hal tersebut. Maka, Anda sebagai anaknya, juga akan meraih kesukesan yang sama. Akan tetapi, seandainya pun ada. Itu terjadi karena perhatian sang anak terhadap perilaku orang tua, kemudian keterampilan tersebut tertanam dalam bawah sadar Anda. (Modelling).
Kemudian Richard menitipkan catatan untuk para orang tua; ”Jika Anda masih berusaha menanamkan sifat-sifat sukses ke dalam diri anak-anak Anda, namun tampaknya belum ada yang tertanam, jangan panik. Teruslah menanamkan benih-benih kesuksesan tersebut. Pada akhirnya benih tersebut akan bertunas dan suatu saat nanti, tanpa terduga-duga, anak-anak Anda akan melakukan delapan sifat ini. Jika Anda beruntung, hal ini akan terjadi sebelum rambut Anda memutih.”
Tidak ada rahasia menjadi sukses
Berdasarkan hasil wawancaranya, Richard mengungkapkan, “Rahasia kesuksesan adalah bahwa TIDAK ada rahasia menjadi sukses”. Karena, 8 Sifat-sifat untuk sukses: 8 To Be Great, landasan yang mengharuskan pemilik karakteristik tersebut melakukan sesuatu. Atau, 8 sifat itu, adalah tindakan.
Sifat sukses itupun, bukanlah sesuatu hal yang baru. Sebab, itu telah menjadi jalan tol bagi orang-orang dahulu. Richard mengutib beberapa perkataan para tokoh yang membuat mereka sampai ke titik pencapaian tertinggi mereka.
Michaelangelo “Jika saja orang-orang tahu betapa keras aku bekerja untuk mendapatkan kemampuanku, karyaku tidak akan tampak sebegitu indahnya”.
Charles Dickens (Penulis) “Aku tidak akan pernah menjadi seperti aku sekarang, tanpa kemauan keras untuk berkonsentrasi pada satu demi satu hal”.
Napoleon Bonaparte “Kemenangan adalah milik mereka, yang paling tahan banting”.
Akhirnya terjawab
Setelah melihat kembali perjalanan hidup yang telah Richard alami di masa lalunya. Akhirnya, Richard mengerti, memahamai dan bisa menjawab pertanyaan gadis yang duduk sebelahnya, dalam pesawat menuju konferensi TED. Pertanyaan dari sang gadis itu pula, menginspirasi nya melakukan wawancara kepada 500 orang yang berhasil di bidang nya masing-masing. Bahwa dia, telah melakukan hal-hal 8 delapan sifat sukses ini. Meskipun dengan cara yang berbeda-beda.
Dan kini aku mengerti, bagaimana orang yang biasa-biasa saja seperti ku, nyaris tidak lulus SMA, bisa meraih sukses dan menjadi jutawan. Aku melakukan banyak kesalahan dalam hidupku, tetapi kedelapan sifat tersebut telah menyelamatkanku dan membawaku menuju sukses. Jika kedelapan sifat tersebut bermanfaat untukku, pasti demikian juga untuk orang lain”.
Ciganjur, Kamis, 15 Desember 2011 
 
Selasa, 24 Januari, 2012 20:54

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar