Senin, 09 Januari 2012

Analogi Dadu

Salam sukses dan bahagia selalu untuk kita,

Saudaraku yang budiman,

Pernahkah anda bermain ludo atau ular tangga? Tentu anda ingat dadu, baik bentuk maupun jumlah titik yang merepresentasikan angka.

Benar, ada angka satu hingga enam. Dan pada kesempatan ini, mari kita renungi makna dadu dalam kehidupan kita.

Dalam perspektif Islam, angka 6 mengingatkan kita pada rukun iman. Ya, kita analogikan bahwa angka 6 dalam dadu adalah iman atau keyakinan. Agar kita sepakat untuk memahaminya. Dan angka 1, kita analogikan sebagai Tuhan Yang Maha Esa.

Sadar atau tidak kita sadari, dalam menjalani kehidupan seperti permainan ludo atau ular tangga. Dalam mencapai tujuan, kita berharap angka dadu yang muncul adalah 6 agar kita sampai ditujuan dengan cepat. Tetapi ketika kita dekat dengan tujuan, kita semakin berharap angka yang muncul adalah 1. Agar kita tidak mengulang-ulang tindakan untuk mendapatkan sesuatu.

Ya, iman atau keyakinan merupakan sesuatu yang penting bagi kita untuk bertindak. Dan dapat memotivasi kita bertindak cepat dan optimal dalam meraih tujuan. Namun, ternyata Tuhan sangat menentukan apakah yang kita yakini terwujud atau tidak.

Tentu anda pernah mengalami situasi, ketika anda selangkah lagi meraih tujuan, anda sangat fokus berdoa dan berharap kepada Tuhan agar memudahkan dan melancarkan usaha anda mencapai tujuan. Anda tidak pernah berhenti menyebut nama-Nya, dalam harap cemas anda.
Karena anda tidak tahu apa keputusan terbaik dari Tuhan bagi anda.

Keyakinan dan Tuhan adalah satu kesatuan. Yakin pada usaha kita tanpa berserah diri kepada Tuhan, hanya dapat menimbulkan sikap tidak menerima atas keputusan Tuhan bagi kita. Dan yakin pada usaha kita dengan berserah diri kepada Tuhan, dapat menimbulkan sikap bijak dan mensyukuri atas keputusan Tuhan bagi kita.

Mari kita melihat diri kita, apakah kita hanya memiliki keyakinan tanpa berserah diri kepada Tuhan, ataukah memiliki keduanya dalam proses menuju tujuan hidup kita. Yakin tidak pernah cukup menghantarkan anda menuju tujuan, anda butuh berserah diri kepada Tuhan untuk pencerahan jalan menuju tujuan hidup anda.

Salam inspirasi,

Nugraha AMIjaya
Senin, 9 Januari, 2012 00:12

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar