Kamis, 26 Januari 2012

Hidup Tulus Rejeki Mulus

Oleh:  Krishnamurti - Mindset Motivator

Pluk “Ahaaa”
Awal tahun 2012 ini saya diajak berbagi motivasi ke sekolah SMA di kota-kota kecil di Sumatera Utara yang mengusung tema “Self Hypnosis for QUICK Learning”. Salah satu bahasannya adalah strategi menghadapi Ujian Akhir Nasional (UAN). Kegiatan ini disponsori oleh salah satu lembaga pendidikan terkenal di Medan yaitu PMCI, yang telah mempercayai saya sebagai Motivator Campus mereka selama 7 tahun lebih.
Tulisan ini hanyalah cerita kecil-kecil saat hati ini berkata-kata. Sebuah proses yang saya sendiri tidak pernah pahami karena sering muncul begitu saja, seperti “Pluk” jatuh tiba-tiba ke benak saya.
Pluk Pertama
Setiba di Medan, ada sebuah SMS yang bertanya tentang kunci sukses yang jujur saya sendiri tidaklah terlalu tertarik menjawabnya, namun tiba-tiba sebuah “pluk’ muncul dan yaaa saya tuliskan saja…
Bila Anda pernah sukses untuk hal kecil,
maka terus aja ulangi strateginya.
Lama-lama juga membesar, bukan?
Medan, 11 Januari 2012
 
Pluk Kedua
Esok harinya rombongan kami menuju kota Lubuk Pakam untuk berbagi semangat di sebuah SMA yang disambut Kepsek-nya dengan ramah sekali, walau kami telat 1 jam lebih. Setelah itu dilanjutkan ke sebuah SMA di Tebing Tinggi yang ruang pertemuannya masih berkursi plastik kantin hehehe… Tapi semangat belajar siswa-siswanya mengharukan.
Malam harinya kami menginap di sebuah losmen kecil di kota Kisaran, yang tidak menyediakan handuk. Sayapun keluar kamar untuk membeli handuk, sekalian jalan kaki santai melihat kota Kisaran. Entah kenapa, apapun yang terlihat menarik perhatian saya. Dan, entah dari mana datangnya tiba-tiba sebuah “pluk” muncul kembali…
Saat pikiran bersih,
maka dimanapun terlihat
hanyalah potensi…
(Bidadari Words)
Kisaran, Sumut, 12 Januari 2012
 
Pluk Ketiga
Bangun pagi, saya berjalan-jalan ke pasar menyatu dalam kerumunan, mengamati, mengagumi, mensyukuri dan kembali sebuah “pluk” muncul… Sebenarnya…
Saat ada niat ikhlas untuk dunia,
maka pintupun akan dibukakan-Nya
(Krishnamurti Words)
Kisaran, Sumut, 13 Januari 2012
 
Pluk Keempat
Setiba di sekolah SMU Diponegoro, saat mau memulai sesi motivasi kepala saya tiba-tiba menengok ke kanan dan terlihatnya sebuah “pluk” yang menjadi inspirasi seminar saya hari itu, yakni:
“Memupuk Akhlak Mengangkat Harkat Bangsa”
Kalimat didinding SMA Diponegoro
Kisaran, Sumut, 13 Januari 2012
 
Pluk Kelima
Setelah selesai memotivasi hari itu, kami berdoa bersama dan melanjutkan perjalanan yang lumayan jauh ke kota Pematang Siantar. Sambil melihat jalan, saya berdiam mengagumi bangunan-bangunan kuno yang ada di sebuah kota. Lalu, muncullah sebuah “pluk” lagi…
Manusia yang miliki Misi,
Manusia yang akan hasilkan Prestasi…
(Krishnamurti Words)

Kota Lima Puluh, Sumut, 13 Januari 2012
Pluk Keenam
Setiba di kota Pematang Siantar, saya sempatkan untuk olah raga lari sore menjelang malam selama 20 menit. Setelah selesai, kamipun dijamu minum teh oleh seorang Kepsek yang sangat ramah sekali, Bapak Samsuddin. Esok hari, selesai memotivasi di sekolah beliau, di dalam mobil muncullah sebuah “pluk” ini…
Bagi mereka yang hidup tulus,
rejekipun terus mulus…
(Bidadari Words)
Pematang Siantar, 14 Jan’12
 
Pluk Ketujuh
Karena ada hari libur sekolah yaitu hari Minggu, maka kami tidak ada kegiatan ke sekolah. Kami memilih untuk tidak kembali ke Medan karena sangat menghabiskan waktu perjalanan. Rombongan kami memilih bersantai di Danau Toba. Sayapun menghabiskan waktu hanya duduk menikmati keindahan alam air yang terhampar bak permadani jernih. Eeeh, sebuah “pluk” muncul dan memang…
Kadang, saat tidak menilai,
semua malahan jadi bernilai…
(Krishnamurti Words)
Danau Toba, 15 Jan’12
 
Pluk Kedelapan
Saya dan teman-teman rombonganpun bersama-sama naik kapal menuju ke batu gantung di salah satu tebing Danau Toba, dilanjutkan ke pulau Tomo. Di tengah-tengah danau, datanglah sebuah “pluk” yang cukup panjang…
Alam punya kuasa.
Duniapun jadi luar biasa…
Berlimpah-limpah…
Hanya manusia terbuka,
Yg bisa ambil alam rasa.
Jadi sebutir kilau cinta.
(Krishnamurti Words)

Danau Toba, 15 Jan’12
 
Pluk Kesembilan
Minggu sore kami melanjutkan perjalanan ke kota pantai, Tanjung Balai dan tiba malam hari, kami langsung makan nasi lemak yang dibungkus daun pisang dengan sepotong ikan seukuran 2 jari yang disirami sambal lezat. Hmmm nikmatnya dan menjadi lebih nikmat saat tahu harganya hanya seharga parkir mobil di Jakarta yakni hanya Rp. 2.000,- saja.
Esok hari kami lanjut 2 sesi motivasi di 2 sekolah. Sebelum pulang ke Medan, kami memutuskan berdoa syukur dahulu di sebuah rumah ibadah dari 3 rumah ibadah yang dibangun berdekatan di sebuah pantai. Selesai berdoa, saya melihat-lihat kegiatan para nelayan tradisional. Muncul perasaan kagum luar biasa pada mereka dan tiba-tiba tuiiing sebuah “pluk’ muncul lagi… Ternyata…
Bila selalu doa pada Tuhan.
Manusia
tidak akan lapar makan.
Karena…
Laut pasti sediakan ikan.
(Krishnamurti Words)

Belajar pd nelayan tradisional.
Tanjung Balai, Sumut, 16 Jan’12
 
Pluk Kesepuluh
Selesai “road show” motivasi ke SMA kota-kota kecil di Sumut, kami tiba kembali di Medan malam hari yang esok harinya saya langsung lanjutkan dengan kelas publik untuk menjadi Personal Coach dalam program “Hypnotic Goal Setting”. Selesai pelatihan ini, saya langsung ke bandara Polonia dan sebuah “pluk’ muncul dengan gambar elang di pantai kota Tanjung Balai yang sebenarnya simbol diri…
Bahkan…
Elangpun bangga mati…
Setelah saksikan anak
bisa berkepak sendiri…
Melayang di angkasa tinggi…
(Krishnamurti Words)
Medan, 17 Januari 2012
 
Pluk Kesepuluh
Sampai di Jakarta tengah malam, hanya bisa berdoa syukur masih diberi kesmepatan olehNya untuk berbagi ke daerah-daerah terpencil. Hanya bisa bersyukur. Pagi hari, seru sekali membaca email yang masuk. Syair-syair pendek saya ditanggapi banyak teman. Entah kenapa, sebuah suara teman saya jawab dengan “pluk” demikian…
Allah maha besar, ya Pak…
Sungguh, aku tidak tahu…
Bahkan…
Memahami sebuah pohon
ciptaanNya menyerap tanah
dan merubahnya jadi buahpun,
aku tidak mampu…
(Krishnamurti Words)
Tangerang, 18 Jan’12
 
Setelah itu tidak muncul lagi si “pluk” gak tahu kenapa, entah sedang pergi kemana. Saya hanya diminta si “pluk” untuk merangkai kembali semua “pluk” yang muncul agar tidak tercecer di jalan. Sehingga, bisa dinikmati teman-teman yang bareng berjalan di jalanan menuju ke sebuah jalan…
Seringkali saya pikir saya mengajar.
Namun, sebenarnya saya malah belajar…
(Krishnamurti Words)
Tangerang, 19 Jan’12 Pk 00:26 muncul lagi si “pluk” hehehe…
 
Salam pluk…
Krishnamurti, yang sering dapet “pluk” hehehe…

Kamis, 19 Januari, 2012 00:49

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar