Selasa, 31 Januari 2012

Konsultasi: "Reksadana atau Unit Link?"


Dear Managers,

Salam kenal sebelumnya. Melalui milis ini kalau dibolehkan saya ingin sharing dan bertanya kepada rekan-rekan yang memang paham, sbb :

1. Saya memiliki dua buah polis asuransi dari dua perusahaan asuransi yang berbeda. Selain ass. Jiwa dan ass. Kesehatan, di keduanya juga berisi investasi Unit Link Saham (Equity).

Yang satu sudah jalan 3 tahun, satunya baru saja masuk.

Dari proposalnya nanti pada tahun sekian, investasi unit link saya akan menjadi sekian ratusan juta (sesuai asumsi perkembangan unit link /sedang-menengah-tingginya hasil investasi)

2. Baru-baru ini saya diberi info dari seorang teman agar lain waktu untuk menginvestasikan uang ke Reksadana saja dengan cara beli langsung lewat bank Commxx, bank yang memang menjual berbagai macam reksadana, ketimbang melakukan Top Up di perusahaan asuransi saya.

Jadi setiap bulan saya seperti menabung uang Rp 1 juta selama 5 tahun atau lebih misalnya. Uang tersebut untuk dibelikan unit reksadana dan saya direferensikan reksadana ABC yang katanya cukup bagus.

Pertanyaan saya :

1. Investasi di Unit link Saham tsb (maksudnya nanti ketika di tahun sekian sudah masuk 100% investasi), apakah instrumennya sama seperti investasi Reksadana?

2. Apa benar uang lebih berkembang di reksadana ketimbang unit link?

3. Untuk reksadana saat ini, adakah referensi yang dipilih? Mengingat banyaknya nama, jenis dan fund manager yang mengelola?

4. Apakah tepat berinvestasi reksadana?

Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih kalau ada rekan yang mau sharing/urun rembuk. Buat mods, maap kalau postingnya salah sasaran.


Best regards.

Minggu, 29 Januari, 2012 00:09
========= ============

Saya mencoba menjawab sesuai pengetahuan saia:

1. Berbeda, sebab premi yang dibayarkan terbagi dengan biaya asuransi lalu masalah investasinya jelas beda juga bisa dilihat di prospektus nya

2. Jelas sekali beda, seperti penjelasan dari jawaban 1

3. Sebaiknya qta lakukan adalah melihat prospektus sebelum membeli, tergantung dari Manager Investasi nya. Biasanya kita hanya mengenal para agennya saja. Jarang sekali kita bisa langsung ketemu dengan Manager Investasi langsung (mereka bekerja team).

4. Kalo kita punya keuangan lebih dan tidak tahu cara pengelolaannya memang bisa lebih baik daripada tabungan. Mungkin kita mempunyai rencana beberapa tahun kedepan tapi kita masih belum memerlukannya sekarang. Sedangkan uang buat keperluan usaha sebaiknya tidak digunakan sebab terlalu resiko.


Imho
Hadi Poernomo
Minggu, 29 Januari, 2012 00:25
========== ===========


Kalo ini kayanya expertnya Pak Freddy Pieloppor nih..

Saya rasa beliau bisa beri pencerahan...


Rky Refrinal Patiradjawane
Minggu, 29 Januari, 2012 00:40

============= ========


Unit link:
Istilah asuransi, uang anda diinvestasikan ke reksadana, pasar modal (efek saham or utang) dan dibayar ke asuransi sbg premi.
Reksadana:
Istilah ps modal, uang anda diinvestasikan ke ps mdl (efek saham or utang).

Jika mau yield besar fokus aja: lihat trend performing reksadana, or jika mau lbh besar lagi (juga higher risk) ikuti pola investasi high performing reksadana, beli saham yang top sesuai yang dipilih top performing reksadana.

Salam,

Iming
Minggu, 29 Januari, 2012 00:48
=========== ==========

 5.    Edi Santoso:

Dear Pak Marco

Sebelumnya ijinkan saya untuk menjawab dari sisi Unit Link,

1. Sama Pak Marco, namun penempatan Equity antara perusahaan yang satu berbeda, misal di perusahaan X : penempatan di Saham Telkom, astra, BRI, dan di perusahaan Y : penempatan di saham Panin, Mandiri, BCA.

2. Kalau utk nominal yg sama tentu akan lebih berkembang di reksadana.
Sebagai contoh : ada uang 1 juta utk membeli reksadana, nah reksadana yg dibeli adalah sebesar 1 juta setelah di potong entry fee atau lainnya. Dan jika ada uang 1 juta di tempatkan Unit link tentu akan lebih kecil karena uang 1 juta tersebut utk membeli proteksi (biaya asuransi) dan utk reksadana.

3. Utk pertanyaan no.3 saya serahkan yang lebih ahli utk memberikan pendapat atau saran.

4. Untuk berinvestasi semua tepat Pak, karena untuk mencapai suatu tujuan bisa menggunakan beberapa kendaraan untuk sampai ke tujuan dengan cepat atau lambat.
Tempat utk berinvestasi bisa melalui reksadana, emas, property, franchise, mata uang dll.

Jika nanti timbul pertanyaan kapan saat yg tepat untuk berinvestasi ??
- Saat yang tepat utk berinvestasi adalah saat punya uang.

Regards,

Djap Edi Santoso

PT. Prudential Life Assurance
Minggu, 29 Januari, 2012 00:53
=========== ==========

6.  Dexter Summer:  
Intinya high risk, high return..

Kalo liat kecendrungan bunga bank diturunkan akibat SBI turun 50 basis poin jika tdk salah, better ambil reksadana pasar uang dan pendapatan ttp. Itupun jika anda tipe risk averse investor. Kalo risk taker saya sarankan RD saham dgn return lbh dari 20 persen dan risiko bsr akibat krisis utang. Sy cm tau RD saja.. Kalo mekanisme unit link sy krg paham.

Lebih baik di RD.. Pilihlah fund manager yg baik.. Ada bbrp pilihan spt schroder, panin aset manajemen, atau makinta securities yg sdh pnya kinerja baik. Googling saja fund manager terbaik dan produk reksadana yg baik thn 2011 lalu atau bapak bs liat di infovesta.com utk melihat brp persen return produ RD msg2 fund manajer.. Pilihlah reksadana karena investment grade indonesia yg sdh layak investasi dari moody's dan fitch.. :)
Minggu, 29 Januari, 2012 01:24

================ =====

Dear pak Edi, thanks buat pencerahannya,

1. Untuk tahu perusahaan X menempatkan di Saham Telkom, Astra, BRI, dan di perusahaan Y : menempatkan di saham Panin, Mandiri, BCA itu tahunya gimana ya, karena si agen cuma bilang dana dikelola oleh Fund Manager Schroder, lainnya bilang dikelola Fund Manager Manulife (MAMI).

2. Jadi selepas tahun ke 4-5 (setelah premi masuk full ke investasi) berarti tidak ada bedanya ya mau Top Up vs beli reksadana terpisah?


Salam.
Minggu, 29 Januari, 2012 01:25
============= ========

Kalo untuk investasi reksadana.  No point to buy unit link

Unit link intinya juga reksadana cm sebagian dari dananya dibayarkan untuk premi asuransi.

Produk 2-in-1
Minggu, 29 Januari, 2012 01:31
=============== ======


(BERSAMBUNG)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar