Rabu, 25 Januari 2012

THE FINE DAY 18.01.2012 : "Seminar & Workshop = Investasi?"

Oleh:  Freddy Pieloor

Dear Sahabat MnL,


Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua,

Wah... Kita jumpa lagi di hari Rabu minggu ini, berarti kita sudah melewati waktu 1 minggu lagi.

Cepat sekali dan sebentar lagi Imlek datang dan Januari akan habis.

Hari ini "THE FINE DAY" 18.01.2012 diberi tema:

SEMINAR & WORKSHOP = INVESTASI?


Siapa bilang, seminar, workshop (SW) atau pelatihan adalah sebuah investasi?

Lalu SW macam apa yang merupakan investasi?

"Apakah SW yang hanya "menghangatkan badan" selama 1 minggu, setelah itu kembali ke keadaan semula?"

Mumpung tahun 2012 ini baru saja dimulai, sekarang Anda harus lebih cerdas dan kritis, memilih SW macam apa yang sepantasnya merupakan sebuah investasi!

-----

Seminar & Workshop dapat saya kategorikan dalam 2 jenis dari fungsinya (MANFAAT-nya) yaitu:
1. Memasak
2. Menghangatkan

Memasak adalah merubah sebuah tatanan yang lama menjadi yang baru.

Analoginya:
Memasak makanan, mis. Nasi.
Merubah beras (bulir padi) menjadi nasi.

Menghangatkan adalah sebagai cara utk me-remind dan me-refresh pikiran dan kemampuan diri.

Analoginya:
Menghangatkan makanan, mis. Sayur yang sudah menjadi capcay, dipanaskan kembali sebelum disantap agar lebih nikmat dan menghindarkan basi.

-----

Sedangkan dari MATERI-nya, Seminar & Workshop dapat pula dibagi dalam 2 golongan, yaitu:
1. Skill / kompetensi teknis
2. Mindset / kompetensi jiwa

Selama ini banyak sekali bertebaran, SW yang hanya mengajarkan bagaimana meningkatkan Skill (teknis) diri, seperti: bagaimana mengoperasikan komputer, berbahasa asing yang hebat, leadership, sale dan selling atau marketing dan lain lain.

Baru sedikit sekali yang mengajarkan pelatihan "MINDSET" yang mengajarkan bagaimana mengoperasikan OTAK & JIWA.
Padahal sesungguhnya segala kompetensi apapun, dapat dengan mudah diserap, bila seseorang paham bagaimana mengoperasikan OTAK & JIWA-nya.

-----

Seminar & Workshop dapat dibagi dalam 2 kelompok penerima manfaat, yaitu:
1. Perusahaan
2. Pribadi (diri sendiri)

Selama ini hampir semua SW yang diadakan dan dibiayai perusahaan, bertujuan untuk kepentingan perusahaan semata diawalnya (bermanfaat bagi karyawan pada akhirnya).

SW tsb antara lain; bagaimana mengoperasikan komputer, leadership, management, marketing, selling dan lain lain, dan sebagainya.

Baru sedikit SW yang diadakan dan dibiayai perusahaan yang bertujuan untuk kebaikan karyawan semata pada awalnya (namun pada akhirnya akan meningkatkan produktifitas karyawan).

SW ini antara lain: pelatihan perencanaan keuangan diri dan keluarga; pelatihan ketrampilan  mengajar anak; pelatihan lainnya yang menyangkut diri dan keluarga karyawan secara langsung.

-----

Dari sudut waktu penggunaan SW saya pecah jadi 2, yaitu:
1. Seketika (sekarang)
2. Nanti (masa depan)

Ada pelatihan yang dapat langsung diaplikasikan dan Anda langsung memperoleh manfaatnya. Mis. Belajar Memasak, latihan aplikasi komputer

Ada pelatihan yang manfaatnya baru Anda rasakan setelah melakukan beberapa langkah persiapan dan tindakan.
Mis. Belajar bahasa asing, selling dlsb.

-----

Lagi SW saya bagi dalam 2 ruang lingkup materi:
1. Preview dan SW setengah hati.
2. All Out (sepenuh hati)

Cukup banyak SW yang hanya bersifat Preview dan pelatihan dengan materi 1/2 saja, agar peserta mengikuti pelatihan yang 100%.

Cuman beberapa gelintir SW yang benar-benar memberikan materi secara penuh, hingga seluruh peserta mengerti. Coach mengeluarkan segala isi kepala-nya untuk transfer of knowledge kepada peserta.

-----

Saya dapat membagi lagi dalam 2 kategori SW terkait, After Sales-nya yaitu:
1. Beli Putus
2. After Sales Service

SW beli putus, setelah seminar, bubar jalan dan tanpa bimbingan lanjutan.

SW ASS, masih berkelanjutan dan pembimbingan terus dilakukan hingga seluruh peserta mampu melakukannya.

-----

Lagi, SW dibagi 2 kelompok terkait dan tersambung dengan beli putus dan ASS, yaitu:
1. Tidak ada komunitas
2. Ada komunitas yang saling mendukung

-----

Saya sarankan kepada Anda, agar memilah dan memilih SW macam apa yang perlu Anda ambil dan bayar.

Beberapa tolak ukur seminar dan pelatihan yang sebaiknya Anda ikuti, antara lain:

1. Manfaatnya adalah MEMASAK dan bukan sekadar menghangatkan
2. Materinya adalah MINDSET
3. Penerima Manfaat adalah ANDA
4. All Out
5. ASS dan Komunitas yang mendukung

Manfaatkan dana dan waktu Anda sebijak dan secerdas mungkin, agar seminar dan workshop yang Anda bayar dan waktu (umur) yang Anda pergunakan merupakan INVESTASI dan bukan sebuah KESIA-SIAAN.

------

Demikian ide dan buah pikiran yang saya "temukan" dalam perjalanan menuju tempat aktifitas berkarya.

Semua adalah buah dari pengamatan dan pengalaman, dan tidak memakai referensi buku atau jurnal manapun dan siapapun.
Murni hanya buah pikiran.

-----

Semoga bermanfaat.


Salam Mapara,
Freddy Pieloor, CIIB, FMI, CFP
Financial Counselor & Author
Selasa, 17 Januari, 2012 17:41

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar